Perempuan Harus Terjun ke Politik untuk Wujudkan Kesetaraan Gender

Sabtu, 20 Nopember 2021, 10:35 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kaum perempuan diminta tidak ragu untuk terjun ke dunia politik. Sebab, banyak masalah sosial dan regulasi yang membutuhkan persepsi dan gambaran pemikiran dari perempuan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan DPD Partai NasDem Kabupaten Subang Valentina Febriyanti Adjie di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (20/11/2021).

Menurut gadis berusia 19 tahun ini, minimnya keterwakilan perempuan dalam politik tidak lepas dari kentalnya budaya patriarki di Indonesia.

"Tidak sedikit masyarakat menganggap bahwa kodrat perempuan hanya sekedar mengurus pekerjaan domestik di rumah," ucap warga Desa Batusari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, tersebut.

Baca juga : Polsek Pamanukan Gelar KRYD untuk Disiplinkan Protokol Kesehatan Covid-19

Padahal, kata dia, pekerjaan domestik tersebut bisa dilakukan bukan hanya oleh perempuan, tetapi juga laki-laki. Selain itu, tambahnya, seringkali perempuan yang memilih menjadi wanita karir yang terjun ke dunia politik atau lainnya dipandang sebelah mata dengan berbagai asumsi negatif.

"Hal ini yang menjadi alasan mengapa keterwakilan perempuan dipolitik masih sangat rendah," ujar Valentina.

Maka dari itu, kata Valentina, perempuan khususnya generasi milenial dan gen Z harus punya peran dan jadi representasi pengambilan keputusan dalam sistem karena tiap kebijakan ada dalam politik.

"Isu kesetaraan gender tentunya, dan isu kekerasan seksual yang sedang marak terjadi bahkan terhadap anak dibawah umur, ini menjadi hal yang krusial jika tidak dipikirkan bersama-sama," ujarnya.

Baca juga : Perempuan Diajak Berkiprah di Dunia Politik Agar Indonesia Semakin Maju

Hal ini, kata dia, membuktikan peran perempuan memang sangat penting dalam politik karena banyak masalah sosial yang membutuhkan persepsi dan gambaran pemikiran dari perempuan.

"Sudah saatnya adanya kesetaraan gender di mana perempuan dan laki-laki berada di posisi yang sama," ujarnya.

Sebab, banyaknya regulasi cenderung berbau diskriminasi gender. Hal ini membuktikan bahwa peran perempuan masih sangat sedikit di parlemen.

Maka dari itu, kata dia, keberadaan dan peran perempuan dalam politik sangatlah penting. Perempuan harus terjun ke politik agar turut serta dalam pengambilan keputusan dan hak-haknya sebagai perempuan terpenuhi.

Baca juga : Kecelakaan Dua Bus Transjakarta, Polisi: 37 Orang Luka-luka dan Dua Meninggal

"Maka jangan pernah ragu untuk berpolitik. Saya pun sedang belajar menjadi bagian dalam politik dengan belajar bersama Partai NasDem yang sangat terbuka untuk anak-anak muda generasi milenial maupun generasi Z," pungkasnya. [MGN]

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal