LampuHijau.co.id - Tenaga medis Puskesmas Pamanukan membawa Rangga Bali Subana, remaja yatim piatu yang mengalami luka pada tangan kanannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Subang.
Remaja berusia 14 tahun asal Desa Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, tersebut dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi luka pada tangan kanannya.
Rangga dibawa ke rumah sakit dengan ambulance dari Puskesmas Pamanukan didampingi kakaknya, Bidan Desa Pamanukan Pipit Pitriawati, dan tenaga kesehatan Puskesmas Pamanukan.
Baca juga : Ketua IMI Subang Jenguk Remaja Yatim Piatu Korban Pembacokan Geng Motor
Rangga menjadi korban pembacokan saat nongkrong di sebuah minimarket di Jalan Pantura Subang, masuk wilayah Kecamatan Pamanukan, Sabtu (13/11/2021) sekitar jam 23.00 wib.
Pelajar SMPN 1 Pamanukan ini derita luka serius di tangan kanan setelah dibacok oleh geng motor. Rangga sempat dapat penanganan medis di rumah sakit (RS) Siloam Purwakarta.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, Rangga telah melakukan rontgen atau pemeriksaan X-ray pada bagian tangan kanannya yang mengalami luka bacok.
Baca juga : Kadinkes Subang Bantu Remaja Yatim Piatu Korban Pembacokan Geng Motor
"Hasil rontgen hanya ada retak sedikit, tidak perlu dioperasi, nanti akan nyambung lagi. Lukanya tidak perlu dibongkar, tidak ada yang putus, tinggal menunggu penyembuhan," ujarnya.
Maka dari itu, kata pemilik Klinik Happy Healthy, tersebut, Rangga dibawa pulang ke rumah menjalani rawat jalan. "Jadi di rumah saja, hanya berobat jalan, suruh kontrol pada Minggu depan," ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyampaikan dari kejadian menimpa Rangga, Polsek Pamanukan telah menangkap dua pelakunya berikut disita dua senjata tajam atau sajam.
Baca juga : Bacok Remaja Yatim Piatu, Dua Anggota Geng Motor Asal Ciasem Diciduk Polisi
Keduanya adalah warga asal Desa Ciasem Hilir, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, MI (15) dan GR (17). Dari kejadian ini, Polres Subang dan Jajaran Polsek wilayah hukum Polres Subang meningkatkan patroli untuk mengantisipasi geng motor. "Kami meningkatkan patroli," ujarnya. (MGN)