Kadinkes Subang Bantu Remaja Yatim Piatu Korban Pembacokan Geng Motor

Rabu, 17 Nopember 2021, 10:10 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi menjenguk Rangga Bali Subana, remaja yatim piatu asal Desa Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (17/11/2021).

Kadinkes menjenguk remaja berusia 14 tahun korban pembacokan geng motor, itu didampingi Kepala Puskesmas Pamanukan Bachtiar Rivai, dan Bidan Desa Pamanukan Pipit Pitriawati.

Rangga menjadi korban pembacokan saat nongkrong di sebuah minimarket di Jalan Pantura Subang, masuk wilayah Kecamatan Pamanukan, Sabtu (13/11/2021) sekitar jam 23.00 wib.

Pelajar SMPN 1 Pamanukan ini derita luka serius di tangan kanan setelah dibacok oleh geng motor. Rangga sempat dapat penanganan medis di rumah sakit (RS) Siloam Purwakarta.

Baca juga : Kakak Korban Pembacokan Geng Motor Apresiasi Kepedulian Kapolres Subang

Kadinkes menyampaikan pihaknya menjenguk Rangga untuk memastikan kondisi luka pada bagian tangan sebelah kanan setelah mengalami pembacokan pada Sabtu malam.

"Hasil pemeriksaan saya tadi kemungkinan tidak putus urat syarafnya, karena semua jari-jari tangan masih bisa bergerak ke semua arah," ucap pemilik Klinik Happy Healthy, tersebut.

Kata Kadinkes, supaya tidak penasaran, Rangga akan tetap dibawa ke RSUD Subang. "Untuk konsultasi ke dokter ahli. Kalau kata dokter ahli harus dioperasi, kita akan bantu," ujar Kadinkes.

Namun, kata Kadinkes, kalau hanya cukup berobat jalan, tetap akan pihaknya fasilitasi. Bidan Desa Pamanukan dan Puskesmas Pamanukan siap koordinasi dengan Polsek Pamanukan untuk gotong royong membantu Rangga.

Baca juga : Bacok Remaja Yatim Piatu, Dua Anggota Geng Motor Asal Ciasem Diciduk Polisi

"Kita membantu masyarakat yang kena musibah dengan gotong royong. Saya optimis tangan Rangga bisa sembuh, maka dari itu, mudah-mudahan tidak bermasalah," ucap Kadinkes.

Kadinkes berpesan kepada kakak-kakak korban untuk mengawasi dan menjaga adiknya supaya tidak keluyuran malam hari. "Saya titip supaya adiknya tidak di jalan sampai larut malam," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pamanukan Bachtiar Rivai, bersyukur Kadinkes Kabupaten Subang dr Maxi sudah berkenan berkunjung ke remaja yang menjadi korban pembacokan.

"Alhamdulillah, beliau berkenan hadir memberi semangat, dan bantuan kepada korban dan keluarga. Kita akan tindaklanjuti membawa korban ke rumah sakit untuk dikonsultasikan ke dokter spesialis berkompeten," ucapnya.

Baca juga : Kapolres Subang Jenguk Remaja Yatim Piatu Korban Pembacokan Geng Motor

Sebab, kata dia, korban masih muda, sehingga masa depannya masih panjang, sehingga kalau ada gangguan di organ sangat kasihan. "Mudah - mudahan tidak ada luka serius," ujarnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolsek Pamanukan Kompol Undang Sudrajat. Setelah syarat-syarat sudah beres, besok akan dibawa ke RSUD Subang untuk pengecakan luka korban.

Sementara kakak Rangga, Yedi Hermawan (31), menyampaikan terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan dari Kadinkes Kabupaten Subang dr Maxi kepada adiknya.

"Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kepedulian kepada adik saya. Harapannya, adik saya tadinya sembuh, kembali sembuh. Karena masa depannya masih panjang," ujarnya.(MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal