LampuHijau.co.id - Masyarakat yang belum divaksinasi agar segera melakukan vaksinasi Covid-19. Sebab, gelombang ketiga Covid-19 di luar negeri, tercipta karena penduduknya banyak yang belum menjalani vaksinasi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi saat di kantornya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (15/11/2021).
Kadinkes menyampaikan sampai kemarin, kasus aktif Covid-19 sebanyak 11 orang. Dari sebanyak itu, yang dirawat di RSUD Subang nol, delapan orang Subang tinggal di luar Subang, dan tiga orang menjalani isolasi mandiri.
"Saya lihat lihat perkembangannya yang dirawat di rumah sakit sudah hampir 10 hari tidak ada pasien Covid-19," ujarnya.
Sementara itu, kata Kadinkes, untuk kejadian positif Covid-19 sudah lima hari ini nol kasus, sehingga di satu minggu ke belakang hanya dua kasus yang terbagi pada Senin dan Selasa.
"Rabu hingga Minggu nol kasus aktif baru Covid-19. Artinya, kita menuju ke zero kasus Covid-19. Mudah-mudahan yang tiga orang isolasi mandiri cepat selesai, dan tidak ada tambahan yang baru, kita sudah menuju zero kasus," ucapnya.
Meski demikian, kata Kadinkes, warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan ikut vaksinasi. Sebab, dua hal tersebut sangat penting untuk memutus penyebaran Covid-19.
"Untuk vaksinasi dosis pertama secara keseluruhan sampai kemarin sudah 62,29 persen, dan dosis pertama lansia sudah 51,8 persen," ucapnya.
Baca juga : Dandim Subang Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi dan Patuhi Prokes Covid-19
Dari cakupan vaksinasi itu, lanjutnya, untuk menuju pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 tinggal sekitar 7 persen untuk dosis pertama keseluruhan, dan 8 persen untuk dosis pertama lansia.
Sebab, tambahnya, syarat PPKM Level 1 vaksinasi dosis pertama keseluruhan minimal 70 persen, dan dosis pertama lansia minimal 60 persen. "Untuk itu, yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi," ucapnya.
Menurut Kadinkes, warga yang belum divaksin penting untuk mengikuti vaksinasi supaya mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19, karena di luar negeri gelombang ketiga menyasar yang belum menjalani vaksinasi.
"Kita berkaca banyak sekali negara-negara melaporkan gelombang ketiga Covid-19, ternyata setelah dianalisa yang kena adalah orang-orang riwayat tidak divaksin," ujarnya.
Baca juga : Satgas Yakin Varian Baru tidak Akan Ciptakan Gelombang Ketiga Covid-19
Kata Kadinkes, tidak semua di dunia ini bisa mengakses vaksin dalam jumlah cukup, masih banyak di luar negeri yang belum divaksin. Hanya negara-negara tertentu saja yang bisa melakukan vaksin dengan baik.
Jadi, kalau ada yang sudah divaksinasi dosis kedua, optimis tidak terkena gelombang ketiga Covid-19. "Yang belum divaksin agar segera divaksin jangan menunggu gelombang ketiga, karena virus mencari orang-orang yang belum divaksin," ucapnya. (MGN)