Cerai dengan Istrinya, Pemuda Desa Mekarsari Derita Gangguan Jiwa

Rabu, 10 Nopember 2021, 21:50 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi jenguk sambil beri bantuan kepada laki-laki berinisial O, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).

Laki-laki berusia 40 tahun, itu dijenguk Kadinkes karena termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung oleh pihak keluarga.

Kadinkes menyampaikan dari informasi yang didapatnya, O menderita gangguan jiwa karena dipaksa bercerai dengan istrinya tidak lama setelah menikah.

Padahal, kata Kadinkes, saat itu O begitu mencitai istrinya. Makanya, O begitu membenci terhadap ayahnya. Hal ini, menjadi pemicu jiwanya terguncang.

Baca juga : Idolakan Kapolresta Malang Kota, Penyandang Disabilitas Hadiahkan Lukisan

"Jiwanya terguncang sudah lama, dan sudah ada riwayat pengobatan dengan Puskesmas Cikaum. Karena obat putus, sehingga kambuh lagi," ucap Kadinkes.

Untuk itu, Kadinkes berkeinginan bantu O bersama-sama dengan Pemerintah Kecamatan Cikaum, Pemerintah Desa Mekarsari, dan Puskesmas Cikaum.

"Yang bersangkutan tidak punya KK dan KTP. Kekurangan administrasi kependudukannya, dan mengantar ke rumah sakit jadi kolaborasi bersama antara kecamatan, desa dan puskesmas," ucap Kadinkes.

Ia berharap bisa menolong O dengan target setelah di rumah sakit bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

Baca juga : Kapolres Subang Beri Penyuluhan ke Pelajar SMK Darul Maarif Pamanukan

Dinasnya, kata Kadinkes, sudah kerja sama dengan RSJ Cisarua, dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr H Marzoeki Mahdi.

"Kalau RSJ Dr H Marzoeki Mahdi, jika ada 40 orang, mereka yang jemput, kalau satu orang kita yang harus mengantarnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari Ade Asmawinata berterima kasih kepada Kadinkes Subang dr Maxi karena mengunjungi warga di daerahnya sekaligus memberikan bantuan.

"Bersyukur hari ini, warga kami dikunjungi pak dr Maxi. Pihak kita sangat terbantu untuk memfasilitasi warga kena gangguan jiwa," ujarnya.

Baca juga : Kadinkes Subang Bantu Warga Desa Kaliangsana Derita Tumor Ginjal

Ade berharap ke depannya, warganya tersebut mampu hidup layak, normal, ada perbaikan dari pola pikir dan kejiwaannya.

"Bantuan ini tentunya meringankan beban keluarga dalam perawatan, karena selama ini perawatan difokuskan oleh orangtua," ucapnya.

Mudah-mudahan, kata dia, merupakan awal solusi perbaikan bagi warganya, dan pihaknya pun siap membantu secara totalitas. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal