LampuHijau.co.id - Sejumlah rumah warga yang berada di lingkungan RT 007 RW 03, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, terdampak proyek pembangunan lintas raya terpadu (LRT) Jabodebek.
Salah satu warga yang terdampak, Wanto (48), mengatakan sejak adanya pembangunan LRT Jabodebek rumahnya mengalami keretakan pada bagian dinding. Warga lainnya juga merasa terganggu karena aktivitas proyek dilakukan malam hari dan menimbulkan suara bising.
Baca juga : Pemindahan Suara Partai ke Caleg Diduga Terjadi di Jakarta Barat
“Kondisi itu membuat sebagian dinding rumah mengalami keretakan akibat proses konstruksi beberapa bulan yang lalu. Aktivitas pengerjaan di malam hari menimbulkan suara bising,” katanya dikutip Radar Bekasi, Kamis (16/5/2019).
Ia melanjutkan, beberapa waktu lalu, pihak proyek dari pembangunan lintas raya terpadu (LRT) pernah menyambangi sejumlah rumah warga yang terdampak dan menjanjikan akan membebaskan lahan rumah warga di wilayah setempat.
Baca juga : BEM IPB Ambil Sikap Pasca Pemilu 2019
“Sudah lama dari pihak LRT yakni Pak Bambang pernah datang untuk melihat bangunan yang retak dan menjanjikan pembebasan lahan. Ternyata kita tidak terkena pembebasan lahan, hanya saja yang terkena itu perumahan irigasi, jadi kami tidak dibebasin,” tambahnya.
Sebelumnya kata dia, sempat akan ada komunikasi lanjutan dari PT Adhi Karya terkait penanggulangan keretakan rumah. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan.
Baca juga : Minum Ciu Campur Kratingdaeng, 2 Warga Indramayu Tewas
”Kami berharap kepada pemerintah untuk memberikan ganti rugi atas imbas pembangunan LRT ini,” ucapnya. (DIR)