LampuHijau.co.id - Kapolres Subang AKBP Sumarni melaksanakan penyuluhan kepada pelajar SMA dan SMK Yayasan Abdi Karya (Yadika) Kalijati, di Desa Kaliangsana, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021).
Mantan Kapolres Sukabumi Kota itu didampingi Kapolsek Kalijati AKP Prabowo, Kasat Binmas AKP Priyanto, Kasat Sabhara AKP Tommy dan jajarannya, serta Polwan Polres Subang.
Kapolres menyampaikan jajaran Polres Subang keliling ke sekolah-sekolah. Kali ini, ke SMA dan SMK Yadika Kalijati untuk mengedukasi pelajar agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga : Kapolres Bagikan Sembako ke Peserta Vaksinasi dan Ibu-Ibu Majelis Taklim
"Pelajar supaya disiplin protokol kesehatan agar Kabupaten Subang berada di level lebih baik. Hal ini juga sebagai ikhtiar kita dalam menghindari penyebaran Covid-19," ucap Kapolres.
Selain itu, kata kapolres, meminta seluruh pelajar untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. "Alhamdulillah di sini hampir 100 persen pelajar telah mengikuti vaksinasi, sehingga mereka bisa tatap muka terbatas untuk proses belajar mengajar," ucapnya.
Kapolres dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan kamtibmas terkait dengan kamtibselcarlantas supaya ketika berkendara roda dua wajib pakai helm, dan tidak memakai knalpot racing atau knalpot bising.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Anggota PWI yang Sakit Stroke
Karena, lanjut Kapolres, penggunaan knalpot racing di kendaraan roda dua sangat mengganggu masyarakat lain. "Kita juga minta pelajar patuh hukum, mempersiapkan diri mereka masing - masing untuk menyongsong masa depan lebih baik," ucap Kapolres.
Selain itu, Kapolres minta pelajar tidak terlibat penyalahgunaan narkotika, minuman keras dan lainnya. Pelajar perempuan saat ke sekolah tidak memakai perhiasan berlebihan, agar tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan.
"Pelajar diminta supaya memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung masa depan mereka, dan tidak membuka konten-konten yang bersifat negatif," ucap Kapolres.
Tak hanya itu, Kapolres pun berpesan agar pelajar menjaga sopan santun, dan saling menghargai hak-hak orang lain. Pelajar harus bisa mandiri, sehingga tidak ada bermalas-malasan, tapi harus disiplin, kerja keras, berdoa dan mematuhi kedua orangtua. (MGN)