LampuHijau.co.id - Mahasiswa harus bergerak untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas dan mengikuti vaksinasi Covid-19.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mandiri Subang Nia Minahus Saniyah di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (29/10/2021).
Menurut perempuan berusia 21 tahun tersebut, peran mahasiswa menjadi agen edukasi prokes Covid-19 kepada masyarakat sangat penting.
Baca juga : Pemuda Harus Jadi Contoh dalam Penerapan Prokes dan Vaksinasi
Sebab, prokes yang terdiri dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas harus terus diingatkan kepada masyarakat.
"Kami harus membuat gerakan khususnya mahasiswa yang menjadi relawan edukasi masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.
Namun, kata Nia, tidak cukup hanya mahasiswa yang turun membantu edukasi prokes, semua golongan harus bersama-sama memberi edukasi.
"Bukan hanya kami sebagai mahasiswa saja yang ikut berperan membangun Indonesia kembali sehat, tapi harus ada kepekaan dari masyarakat," ujarnya.
Perempuan asal Desa Jatireja, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, ini, kepekaan tersebut tak hanya mengenai prokes, tapi juga vaksinasi.
"Kalau sudah divaksinasi, maka daya tahan atau imunitasnya sudah terbentuk, tapi harus tetap menerapkan protokol kesehatan," pesannya.
Baca juga : Hari Ini, Polres Subang Vaksinasi Covid-19 Terhadap 3.489 Warga
Melalui prokes dan vaksinasi, itu, Nia berharap akhir tahun 2021, Indonesia relatif aman dari ancaman Covid-19. "Indonesia sehat, Indonesia kuat," tegasnya. (MGN)