LampuHijau.co.id - Meski Lebaran masih 18 hari lagi, namun jumlah pemohon pengujian kendaraan bermotor atau uji kir di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang meningkat hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
"Dalam satu harinya mencapai sekitar 350 hingga 400 kendaraan yang datang mengurus (uji kir). Dibanding hari sebelumnya, dalam satu hari normalnya sekitar 150 hingga 200 kendaraan, artinya melonjak hingga dua kali lipat di hari biasa," ujar Kepala UPT Jji Kir Dishub Kabupaten Tangerang Topik, Kamis (16/5/2019).
Topik menjelaskan, membludaknya yang ingin mengurus uji kir menyebabkan antrean kendaraan mengular. Ia menambahkan, pihaknya tak ambil pusing tentang antrean tersebut, lantaran Dishub Kabupaten Tangerang sudah mulai menggunakan komputerisasi.
Baca juga : Jaga Stok dan Harga Jelang Lebaran, Pemerintah Impor Bawang Putih Lagi
"Dengan cara daftar lewat online, yang dengan mudah memantau jalannya proses uji kir lewat laptop dan handphone. Jadi, bisa tahu nomor urut berapa pemohon akan diujikan," katanya.
Selain itu, dalam mingkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD), Dishub Kabupaten Tangerang akan meluncurkan aplikasi SIM PKB online untuk uji kir. Topik mengatakan, dengan aplikasi SIM PKB online ini, bisa mengefisienkan waktu pengujian kir.
"Aplikasi ini selain mengefisienkan waktu, juga mempermudah konsumen untuk melakukan pengujian, dari mendaftar hingga sampai cetak buka kirnya," jelasnya.
Baca juga : Jelang Lebaran, Banyak Masyarakat yang Bakal Ngutang Buat Beli Kendaraan Mudik
Jika waktu lebih efisien, lanjutnya, pastinya per harinya akan ada peningkatan kendaraan yang akan melakukan pengujian KIR. "Biasanya per harinya kita bisa melayani 150 hingga 200 lebih kendaraan, dengan aplikasi online ini pastinya akan ada peningkatan dan itu pasti berdampak dengan peningkatan PAD," paparnya.
Topik menuturkan, aplikasi pada prinsipnya tinggal memadu aplikasi blue atau koneksi aplikasi daerah dengan pemerintah pusat. Sinkronisasi data mengenai jenis kendaraannya. "Jika semua data kita sudah singkronisasi dengan data di pusat, bulan Juni masyarakat sudah bisa mendownload aplikasi ini di playstore," katanya.
Masyarakat yang ingin mengakses aplikasi SIM PKB online ini, Topik menambahkan, tidak harus melakukan login terlebih dahulu. "Masyarakat tinggal buka aplikasi, daftarkan kendaraan yang akan diuji, sudah itu akan keluar id bilink untuk melakukan pembayaran di Bank BJB, dan kendaraan bisa langsung diantarkan ke kami untuk dilakukan pengujian," jelasnya. (WAH)