Kaki Sudah Membusuk! Warga Desa Pringkasap Derita Diabetes Basah

Selasa, 12 Oktober 2021, 11:23 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Di usia masih muda, Oom malah harus merasakan derita. Wanita usia 33 tahun ini, hanya bisa berada di atas kasur dengan kondisi sakit. Penyakit yang dideritanya, adalah diabetes basah.

Oom pun kini tinggal di pinggir aliran Sungai Royek, tepatnya di Kampung Sukawera, Desa Pringkasap, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Oom tinggal di rumah berukuran 4×5 meter.

Rumah itu dibangun pasangan suami istri atau pasutri, Uun Kurniasih (50), dan Anen (55). Pasutri tersebut bukan keluarga Oom. Oom begitu sakit, malah ditelantarkan oleh pihak keluarganya.

Baca juga : Mudahkan Pelayanan ke Warga, Polresta Malang Kota Berikan Pelayanan Vaksin Drive Thru

Menurut Uun, ia dan keluarganya merawat Oom karena merasa terpanggil melihat kondisi Oom. Penyakit yang diderita Oom, begitu parah, tapi tidak ada satu pun yang merawatnya.

"Saya tidak tega melihat kondisi Oom yang menderita diabetes basah pada bagian kaki," ucap Uun kepada Mangun Wijaya, wartawan Lampu Hijau, saat ditemui di lokasi, Selasa (12/10/2021).

Penyakit diderita Oom, kata Uun, sudah parah. Karena sudah mengeluarkan bau busuk. Makanya, Oom yang semula diperbolehkan tinggal di rumah keponakan Uun, maka dibuatkan rumah.

Baca juga : 45 Pandu Digital Latih Ratusan Warga di 15 Desa tentang Literasi Digital

Rumah yang dibuatkan untuk Oom tidak jauh dari rumah keponakan Uun. Rumah Oom dindingnya terbuat dari GRC, dan atapnya dari asbes. Namun, lantai masih tanah, ditutup pakai karpet plastik.

"Saya bangun rumah untuk Oom hasil kiriman dari anak yang kerja di Papua, habis Rp5,5 juta. Biaya makan dan beli pampers pun seringnya dari kiriman uang anak saya," ucap Uun.

Uun berharap ada bantuan dari pihak manapun untuk Oom. Sebab, butuh biaya untuk membeli peralatan yang akan dipakai merawat Oom. Seperti pampers, sabun, dan yang lainnya.

Baca juga : Jubaidah, Program Juansha Parfum yang Bisa Tingkatkan Imun Tubuh

"Saya dan keluarga iklas merawat Oom, sekalipun kami bukan siapa-siapanya. Namun, kami berharap adanya bantuan buat Oom, karena kami pun keluarga tidak beruntung," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal