LampuHijau.co.id - Satreskrim Polres Subang terus memburu komplotan pencuri buku pelajaran sekolah dasar (SD) lainnya yang masih berkeliaran. Sebab, polisi yakin, masih ada komplotan lain selain yang telah berhasil ditangkapnya.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Subang AKBP Sumarni di sela-sela jumpa pers terkait pengungkapan tiga pelaku pencurian buku pelajaran SD di Mapolres Subang, Senin (27/09/2021). Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap polisi, yakni AP (26) dan DJ (25), warga Kecamatan Cikaum; serta CA (20) warga Kecamatan Purwadadi. Mereka sudah ditahan di Rutan Mapolres Subang.
Baca juga : Usai Putusan Pengadilan, Pemprov DKI Diminta Segera Perbaiki Kualitas Udara
Mantan Kapolres Sukabumi Kota tersebut menyampaikan, pencurian buku pelajaran marak terjadi sejak Maret sampai September tahun ini. Pencurian tersebut meresahkan masyarakat.
"Kita sedang mengajar kelompok lain, tidak hanya kelompok ini. Pelaku dengan lokasi lain masih dikejar," ucap Kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Subang AKP M. Zulkarnaen.
Baca juga : Mahasiswa Telah Divaksin Dosis Kedua, UGJ Siap Gelar Perkuliahan Tatap Muka
Para pelaku, lanjut mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, mencuri buku ke sekolah-sekolah yang kurang pengawasan dan pengamanannya. Untuk itu, Kapolres meminta kepala sekolah untuk mengaktifkan petugas keamanan internal, agar piket dari malam sampai subuh. Selain itu, diimbau setiap SD, SMP, dan SMA dipasang CCTV.
"Guru dan kepala sekolah untuk menyampaikan informasi kepada kami, apabila di sekolahnya terjadi pencurian buku. Kadang-kadang tidak melaporkan kehilangan buku, mungkin dianggap sepele," pesannya. (MGN)