Ditresnarkoba Polda Jatim Amankan Sepasang Kekasih Pengedar Sabu Jaringan Malaysia

Senin, 27 September 2021, 16:30 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Subdit II Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, meringkus dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu, jaringan Malaysia. Diketahui, kedua tersangka sepasang kekasih.

Jaringan ini memasukan barang berupa sabu dan ekstasi dengan cara menyusupkan ke dalam kaleng makanan yang berada di kardus, yang sudah dimodifikasi berisi makanan dan pakaian. Lalu dikirim melalui espedisi laut dari Malaysia ke Surabaya.

Kedua tersangka yang berhasil diringkus yakni RA, seorang wanita warga negara Indonesia dan ICK, laki-laki warga negara Nigeria. Keduanya diringkus di pinggir jalan depan parkiran Apartemen City Park, Gate Barat, Jalan Kamal Raya Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis 15 Juli 2021, sekira pukul 19.30 WIB.

"Petugas Bea Cukai Tanjung Perak lantas melakukan koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Jatim. Saat dilakukan pengecekan, alamat pengirimannya ternyata di Jakarta, sehingga dilakukan profiling," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (27/9).

Berita Terkait : Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Forkopimda Jatim dalam Penanganan Covid-19

Dari hasil tersebut, anggota akhirnya mengamankan RA di Jakarta. Dan dilakukan pengembangan dan menangkap ICK. "Penangkapan para tersangka ini hasil dari control delivery, dan akhirnya bisa terungkap. Kedua tersangka ini jaringan Malaysia. Dari tangan keduanya, berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 3,984 kilogram dan 1.384 butir ekstasi," lanjutnya.

Sementara itu Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol James menjelaskan, bahwa paket yang dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya, hanya bertuliskan sebuah nomor telepon dan penerima atas nama RA.

"Petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap sebuah paket tersebut, karena dicurigai bahwa dibalik sebuah paket tersebut diduga terdapat narkoba," kata Kompol James.

Lebih lanjut James menuturkan, petugas Bea dan Cukai membawa sebuah paket tersebut ke ruangan yang steril untuk dilakukan penggeledahan paket tersebut. Diketahui, bahwa paket itu terdapat 8 (delapan) bungkus plastik diduga berisi narkotika dan diduga berisi narkotika jenis ekstasi.

Berita Terkait : Kapolda Jatim Terima Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

"Kemudian anggota Ditresnarkoba bersama petugas Bea dan Cukai, melakukan controlled delivery terhadap tersangka RA," tambahnya.

Selanjutnya, petugas ekspedisi mencoba menghubungi nomor telepon tersebut, namun tidak diangkat. Setelah itu tidak berselang lama tersangka RA mengirim sebuah SMS dengan kalimat 'Hello mas ini saya Cyntia yang punya paket maaf saya lagi kerja hape saya lagi di cas tadi, tolong saya mau ambil paket, Apartemen City'.

"Setelah petugas ekspedisi bertemu dengan tersangka RA yang bersama tersangka ICK. Proses penyerahan paket tersebut telah dilaksanakan, setelah itu petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Jatim yang melakukan controlled delivery telah melakukan penangkapan terhadap tersangka RA dan tersangka ICK", ujarnya.

Kemudian oleh anggota dilakukan interogasi terhadap tersangka ICK, bahwa dirinya mendapatkan narkotika sabu tersebut dari seseorang yang bernama Kevin (DPO) di Malaysia. Selanjutnya petugas membawa tersangka RA dan tersangka ICK dan barang buktinya ke Polda Jatim.

Berita Terkait : Komisi III DPR RI dan Polda Jatim Lepas 77 Mobil Vaksinasi dan 2000 Paket Sembako

Dari kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 8 (delapan) bungkus plastik diduga berisi narkotika jenis sabu berat kotor total 3.984 kilogram, 1 (satu) bungkus plastik diduga berisi narkotika jenis ekstasi sebanyak 1.384 butir.

Sedangkan kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal, 114 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 dan Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal