LampuHijau.co.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang mencatat, kasus aktif Covid-19 makin hari semakin menurun. Meski demikian, masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, sampai hari ini, tercatat 78 kasus aktif Covid-19. Dari sebanyak itu, yang isolasi mandiri (isoman) 48 orang.
Baca juga : Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Subang Peringkat 4 di Jawa Barat
"Dua orang dirawat RSUD Subang dan 28 orang dirawat rumah sakit di luar Subang," ujar dr Maxi di SMK Al-Mufti, Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Rabu (22/09/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang ini menjelaskan, 28 orang yang dirawat di rumah sakit luar Subang, ini banyak orang Subang, tapi tinggal di Bandung, Karawang, dan Jakarta. Mereka, lanjut dr Maxi, terdata di sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Karena NAR berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan berbasis domisili.
Baca juga : Kodim Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 bagi 500 Pelajar di SMPN 1 Subang
Untuk itu, ia mengimbau warga Subang di luar daerah, agar selalu menerapkan prokes dan mengikuti vaksinasi Covid-19. "Untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19," ujarnya.
Pentingnya prokes pun digaungkan Kapolres Subang AKBP Sumarni untuk mencegah Covid-19. Makanya, meski sudah divaksin, prokes harus tetap diterapkan ketat saat beraktivitas.
Baca juga : Satgas Covid-19 Optimis Minggu Depan Kabupaten Subang Tetap PPKM Level 2
Prokes tersebut, lanjutnya, mulai dari memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas. "Agar Subang ini zero Covid-19," ucap Kapolres.
Sementara Kasdim 0605/Subang Mayor (Inf) Yuyum Rubiansyah mengatakan, TNI-Polri, Pemda, Dinkes, dan masyarakat terus kerja sama dalam penerapan prokes, serta vaksinasi. "Kalau masyarakatnya sudah divaksinasi akan terhindar dari Covid-19," pungkasnya. (MGN)