LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang merasa bangga, lantaran arang produksi pelaku usaha Kabupaten Subang, Jawa Barat bisa tembus ke pasar mancanegara.
Bupati Subang Ruhimat mengatakan, desa-desa yang berdekatan dengan pegunungan untuk memanfaatkan limbah kayu, diolah menjadi arang. "Kalau limbah kayu digunakan untuk menjadi arang, apalagi jadi briket, akan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya di Desa Nagrak, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Selasa (21/9/2021).
Arang tersebut, lanjut Ruhimat, bisa meningkatkan pendapatan masyarakat dengan cara diekspor. "Arang diekspor akan menghasilkan devisa untuk Kabupaten Subang," ucapnya.
Baca juga : Saat Terpapar Covid-19, Warga Belum Divaksin Berpotensi Meninggal Dunia
Ruhimat mengapresiasi anak muda yang memiliki inovasi dan kreativitas untuk berusaha memberdayakan potensi alam yang ada sekitarnya. "Semoga bisa diikuti pemuda-pemuda lain dan petani yang lain. Apalagi, ini sudah ekspor yang ke sekian kalinya. Kali ini akan ekspor ke Rusia," ucapnya.
Sekali ekspor, lanjut Ruhimat, 20 ton arang. Saat ini masih kekurangan, karena banyak pesanan, seperti dari Australia, Cina, dan Saudi Arabia.
Kedatangan Ruhimat di Desa Nagrak, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang dalam rangka menyerahkan bantuan tungku untuk produksi arang, Selasa (21/09/2021).
Baca juga : Tidak Ada Diskriminasi dan Pelanggaran HAM di Papua
Sementara pegiat UMKM sekaligus off taker arang, Tono Firmansyah mengatakan, bantuan tungku bentuk komitmen dan dukungan Bupati Subang Ruhimat terhadap usaha arang. "Teknik ini (tungku) cendrung kepada kualitas, karena untuk pasar ekspor harus kualitasnya bagus," ucap Tono.
Untuk satu tungku, lanjutnya, minimal bisa dapat satu ton arang. Arang yang kualitas premiun bisa dikirim ke Arab Saudi, Cina, Turki, dan Australia. Maka dari itu, ia sangat mengapresiasi dukungan Ruhimat atas pengembangan usaha arang di Kabupaten Subang salah satunya, terwujudnya pembangunan tungku arang di Desa Nagrak.
Sementara Kapolres Subang AKBP Sumarni saat berbincang dengan pejabat mengatakan, arang bisa ekspor ke sejumlah negara merupakan sebuah kebanggan bagi Kabupaten Subang. "Arang diekspor ke sejumlah negara, kebanggan bagi Kabupaten Subang, ini harus diviralkan," ujarnya. (MGN)