LampuHijau.co.id - Desa Nagrak di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat menjadi desa percontohan herd immunity atau kekebalan kelompok. Sebab, di desa itu nyaris 100 persen masyarakatnya telah divaksinasi.
Bupati Subang Ruhimat mengatakan, Desa Nagrak merupakan satu-satunya desa yang herd immunity di Kabupaten Subang. "Hanya dibutuhkan 50 orang lagi untuk mencapai 100 persen," ujar Ruhimat, Selasa (21/09/2021).
Baca juga : Gelar Vaksinasi Masal, PKS Kota Bekasi Dorong Percepatan Herd Immunity
Desa Nagrak, lanjut Ruhimat, menjadi desa percontohan terkait vaksinasi Covid-19. "Mudah-mudahan ditiru oleh masyarakat dan kepala desa lainnya, khususnya di Kecamatan Ciater, dan Kabupaten Subang, umumnya," ujarnya.
Ruhimat menyebut, pencapaian herd immunity di Desa Nagrak, tidak lepas dari peran serta Pemerintah Kecamatan Ciater, Pemerintah Desa Nagrak, tenaga kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga dalam vaksinasi Covid-19. "Masyarakat yang sudah divaksin memberi edukasi kepada masyarakat lainnya yang belum divaksin, sehingga masyarakat sadar pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk kekebalan dan menangkal Covid-19," ucapnya.
Baca juga : Kabar Gembira! Trans Studio akan Hadir di Kabupaten Subang
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Subang Hidayat mengatakan, di Desa Nagrak masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama di atas 91,7 persen, dan 60 persen lebih masyarakat sudah menjalani vaksinasi dosis kedua.
"Di desa ini tidak ada yang positif maupun pasien Covid-19. Hal ini tidak lain karena vaksinasi dapat mencegah terpapar Covid-19. Desa Nagrak jadi percontohan herd immunity," ujarnya.
Baca juga : Tanaman Porang Punya Prospek Cerah bagi Petani di Kabupaten Subang
Sementara Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, Desa Nagrak menjadi desa pertama yang mencapai herd immunity karena sudah lebih dari 80 persen masyarakatnya divaksinasi. "Kami sangat bangga, karena ini menjadi role model atau percontohan, bagi desa-desa lain," ucap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.
Mantan Kapolres Sukabumi Kota ini pun terus mengingatkan, meski sudah divaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 saat melaksanakan aktivitas. (MGN)