LampuHijau.co.id - Memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel memastikan kualitas jaringan dan layanannya tetap berjalan dengan baik. Bahkan di era Pandemi Covid-19 dan adanya larangan mudik oleh pemerintah, fokus utamanya masih di area pemukiman.
Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan layanan bernilai tambah yang diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus terhubung. "Di tahun ini, kami telah menyiapkan 554 POI (point of interest), sebagian besar dari POI ini adalah di area residensial," ungkap Nugroho, dalam konferensi pers persiapan Telkomsel jelang RAFI 2021 yang digelar secara virtual, Senin (12/4/2021).
Baca juga : Warga Jakarta Bisa Pantau Calon Sekda yang Rajin Laporkan Harta Kekayaannya ke KPK
Menurutnya, pengamanan jaringan dan optimalisasi pelayanan yang difokuskan dilakukan untuk mendampingi masyarakat dalam menjalani Ramadan dan Idulfitri tanpa kehilangan esensinya, di tengah masa pandemi yang masih berlangsung. Selain itu, rumah ibadah, rumah sakit penanganan COVID-19, titik transit transportasi seperti bandara, terminal bus, pelabuhan, jalur penyaluran logistik, serta area spesial lainnya seperti pusat pelayanan publik juga tetap dijaga kualitas dan kapasitas jaringannya.
"554 point of interest (POI) di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 255 area residensial, 21 rumah sakit rujukan COVID-19, 43 area transit transportasi utama (bandara, stasiun, terminal dan pelabuhan), 196 area spesial seperti pusat pelayanan publik dan pusat perbelanjaan, 32 area jalur transportasi dan logistik, serta 7 rumah ibadah besar," jelasnya.
Baca juga : Polisi Menduga Ada Kasus Lain yang Dilakukan Tersangka Kasus Tanah di Cakung
Lebih lanjut, Telkomsel memperkirakan akan tetap terjadi pergerakan yang cukup signifikan pada trafik komunikasi di momen RAFI 2021 jika dibandingkan dengan hari normal di 2021. Trafik layanan broadband diprediksi akan tumbuh sebesar 8,54 persen, sedangkan trafik layanan panggilan suara dan SMS diproyeksi akan mengalami peningkatan sebesar 3,14 persen dan 2,95 persen.
Proyeksi tersebut terutama didasari dengan semakin cepatnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengadopsi pemanfaatan layanan digital, untuk mendapatkan kemudahan dan pengalaman lebih dalam menjalani aktivitas keseharian, khususnya di tengah pandemi COVID-19. Sementara untuk mendukung itu semua, Telkomsel secara proaktif telah menjalankan berbagai upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan dengan mengoperasikan tambahan 63 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) dan menambah kapasitas internet capacity menjadi 8,07 Tbps.
Baca juga : Pemanasan Menuju 5G, Telkomsel Terus Perluas Wilayah Jangkauan Layanan VoLTE
"Hingga April 2021, Telkomsel juga telah menggelar tambahan 263 unit BTS 4G/LTE baru, sehingga secara keseluruhan Telkomsel kini telah mengoperasikan lebih dari 236.000 unit BTS yang sebagian besarnya telah didukung teknologi broadband 3G dan 4G/LTE.
Selain itu, lebih dari 50 kota/kabupaten di Indonesia juga telah terlayani layanan VoLTE," pungkasnya. (Asp)