Kementan Bertahap Optimalkan Lahan Food Estate

Jumat, 19 Maret 2021, 15:44 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Kementerian Pertanian terus mendorong intensifikasi lahan rawa bagian Food Estate melalui pemberian sarana produksi pertanian. Adapun lahan rawa memiliki luas 34 juta hektare (ha). 

"Upaya ini dilakukan secara bertahap untuk optimalisasi lahan rawa supaya produksi kita meningkat,'' ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, dalam diskusi daring yang diinisiasi Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) bertajuk ''Food Estate Dukung Ketahanan Pangan,'' di Jakarta, Kamis (18/3).

Baca juga : Pemkab Cirebon Terus Maksimalkan Pembayaran Nontunai Lewat QRIS

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan Food Estate didukung dengan pendekatan teknologi, sosialisasi kepada petani untuk menggunakan padi unggul bermutu bersertifikat. Alhasil, produkvitas Food Estate di lahan rawa Kalimantan Tengah (Kalteng) naik dari sebelumnya 2-3 ton per ha bisa menjadi 5 ton per ha.

“Program Food Estate ini ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan dan lahan rawa merupakan masa depan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Baca juga : Kapolda Jatim Resmi Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lapangan Tenis

Pemerintah akan terus berusaha meningkatkan produktivitas tanaman terutama di lahan Food Estate melalui bantuan teknologi, dan mengedukasi petani untuk mulai memikirkan bisnis pertanian.

“Pada 2021, Kementan mencoba optimalisasi lahan rawa di Kalteng seluas 30 ribu hektare.Semoga ke depannya lahan Food Estate ini bisa berkembang dengan baik. Juga di NTT di Sumba Tengah, sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan pangan bagi 270 juta jiwa,” terang dia.

Baca juga : Pemerintah Siap Hadapi Badai La Nina

Pada 2019, pemerintah mengoptimalkan lahan rawa di lima provinsi yakni, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Jambi dan Lampung. Luas lahan di lima provinsi itu ada sekitar 366 ribu ha lahan rawa untuk budidaya padi.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal