Percepat Penurunan Stunting, Kolaborasi Ini Luncurkan Aplikasi Cek Status Gizi Online

Jumat, 5 Februari 2021, 15:29 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Masa pandemi Covid yang belum jelas kapan akan berakhir, tak menyurutkan masyarakat untuk tetap hidup sehat. Berbagai cara pun dilakukan, seperti kolaborasi Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan Indonesia) bersama Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB University dan Linisehat yang meluncurkan aplikasi Cek Status Gizi Online.

Para pembicara yang berkompeten dalam acara bertema Pengendalian Anemia dan Stunting ini menghadirkan Dr dr Lucy Widasari MSi -Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil, Sekretariat Wakil Presiden RI, Dr Pungkas Bahjuri Ali MS - Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Bappenas, Dr  Dhian Proboyekti Dipo SKM  MA,

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, dan Prof Dr Dodik Briawan MCN -Guru Besar Ilmu Gizi, Departemen Gizi Masyarakat IPB University dan Linus Lusi MPd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT).

Mengawali webinar juga hadir memberikan sambutan Dr Entos Zainal SP - Ketua Persagi, Prof Dr drh M Rizal M Damanik MRepSc – Deputi BKKBN, dan Prof Aman Wirakartakusumah MSc – Ketua AIPG AIPI.

Dalam pengarahannya Prof Rizal Damanik mengapresiasi kegiatan Pergizi Pangan Indonesia dengan stakeholder terkait termasuk dengan BKKBN.

Baca juga : Awasi WNA, Imigrasi Jaksel Luncurkan Aplikasi SISADA KERAMAS

“Saatnya semua komponen bangsa baik organisasi profesi, kepakaran dan lembaga pendidikan saling bekerjasama mensukseskan program percepatan penurunan stunting, yang bial tidak direspon cepat akan memperburuk kualitas anak dan generasi  mendatang,” ucap Prof Rizal.

Sementara Prof Aman mengajak semua pihak menerapkan pendekatan sistem pangan dari hulu ke hilir dalam percepatan pencegahan anemia dan stunting.

“Indonesia kaya akan sumberdaya pangan, baik di laut maupun di darat, yang agar bisa dimanfaatkan dengan optimal perlu penerapan inovasi yang tepat dan kepemimpinan yang kuat,” kata Prof Aman.

Talkshow dengan tema Peran Perguruan Tinggi dalam Inovasi, Advokasi dan Pendampingan untuk Percepatan Penurunan Stunting, menghadirkan narasumber Dr dr Hasto Wardoyo SpOG (K), Kepala BKKBN RI dan Ketua Percepatan Penurunan Stunting, Prof Dr Nizam MSc

Direktur  Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud Prof Dr Arif Satria MSi, Rektor IPB University dan Ketua Forum Rektor Indonesia drg Kartini Rustandi Mkes, Plt Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes Dr Gita Nirmala Sari MKeb.

Baca juga : Demi Meratanya Pembangunan di Depok, Pradi-Afifah Luncurkan Program RW Membangun

Dosen Poltekkes Jakarta III dan Ketua Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND), dan  Prof Dr Hardinsyah MS – Guru besar Ilmu Gizi IPB, Ketua Umum AIPGI dan Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Dr Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa menyambut baik kegiatan Pergizi Pangan Indonesia yang menghasilkan banyak pemikiran strategis,

“Bagi kami ini menjadi amanah berat sebagai Ketua Pelaksana Penurunan Stunting. Begitu juga kesediaan Ketua Forum Rektor Indonesia,  Pimpinan AIPKIND dan Pimpinan AIPGI yang memiliki banyak dosen dan mahasiswa di seluruh daerah di Indonesia dalam turut memberikan  inovasi, advokasi dan pendampingan program percepatan stunting,” kata Hasto, dalam webinar dan talkshow percepatan penurunan stunting, Rabu (3/2/2021).

Pada acara ini juga diluncurkan aplikasi atau program perangkat lunak  Cek Status Gizi Online. aplikasi ini dimaksudkan untuk memudahkan setiap orang untuk mengecek dan memantau status gizi secara online tanpa bayar (gratis).

Perangkat Cek Status` Gizi Online ini diinisiasi dan dikembangkan oleh Prof Dr Hardinsyah MS sebagai Guru Besar Ilmu Gizi FEMA IPB University bersama Tim IT Linisehat. Saat ini program berbasis web dan dalam waktu dekat segera tersedia sebagai aplikasi di playstore.

“Karena perangkat ini dikembangkan Bersama Linisehat maka perangkat ini tersedia dan dapat mudah diakses di cekstatusgizi.linisehat.com, dengan menjawab beberapa pertanyaan di layar computer atau telepon selular secara akurat, maka dalam hitungan detik anda dapat mengetahuai dan melihat hasil dari cek status gizi anda," ujar Prof Hardinsyah.

Baca juga : Mudahkan Layanan di Tengah Pandemi Covid-19, Imigrasi Jakpus Luncurkan Aplikasi Si SISCA

Selain memberikan layanan cek status gizi, Cek Status Gizi Online juga  memberikan edukasi dan konsultasi gizi oleh nutrisionis dan dietisien.  Saya mengajak nutritionis dan dietisien Indonesia untuk menggunakan ini dan menjadi relawan edukasi dan konseling gizi.

Dalam sambutan penutupan Prof Dr Hardinsyah menyampaikan bahwa Pergizi Pangan Indonesia terus bekerjasama dengan pemerintah, perguruan tinggi dan media serta berbagai pihak terkait dalam turut berkontribusi melalui kepakaran pengurus dan anggota Pergizi Pangan Indonesia.

“Ini untuk memperbaiki pangan dan gizi bangsa agar terwujud  generasi dan keluarga sehat dan kuat serta berdaya saing di era globalisasi digital,” tambahnya.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal