Agar Bisa Bertahan di Tengah Pandemi IKM Diminta Manfaatkan Teknologi Digital

Selasa, 17 Nopember 2020, 01:21 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Para pelaku usaha di tanah air, termasuk sektor industri kecil menengah (IKM), terus didorong agar bisa memanfaatkan teknologi digital untuk merumuskan strategi guna mempertahankan keberlangsungan usaha mereka di tengah pandemic covid-19. “Kami mendorong pelaku IKM melakukan adaptasi bisnis baru melalui optimalisasi produk dan layanan dengan memanfaatkan teknologi modern sehingga menciptakan inovasi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (13/11).

Dirjen IKMA menjelaskan, setiap perusahaan memiliki kebutuhan perawatan, perbaikan dan operasional atau MRO (maintenance, repair and operation) sebagai usaha melakukan efisiensi. Adapun yang termasuk dalam kategori MRO adalah barang maupun jasa yang dibutuhkan, misalnya suku cadang mesin, pembersih, peralatan keselamatan, perkakas dan lainnya.

Berita Terkait : Abis Begadang, Kades di Tangerang Ditemukan Tewas Gantung Diri

“MRO adalah sembakonya industri yang pasti habis dipakai, akibat rusak atau memang sudah waktunya diganti dan lain-lain. Setiap bulan, industri membutuhkan pasokan dari sisi vendor MRO. Misalnya, bila divisi maintenance tidak beli, divisi repair atau operation juga membutuhkan. Kadang ketiganya membeli. Jarang sekali ada perusahaan yang tidak membeli  kebutuhan MRO dalam satu bulan,” paparnya.

Namun menurut Gati, biaya terkait MRO seringkali kurang terpantau dengan baik sehingga pengeluaran tidak efisien. “Padahal di masa pandemi saat ini, efisiensi adalah salah satu kunci dalam bertahan dan memenangkan persaingan. Dengan pengadaan MRO yang baik, perusahaan dapat meraih efisiensi yang optimal sekaligus meminimalkan downtime operasi dan berdampak positif pada kinerja perusahaan,” ungkapnya.

Berita Terkait : Fatimah Az-Zahra Berbagi Pengalaman Di Tengah Pandemi Lewat Buku Omzet Miliaran Tanpa Modal

Gati optimistis, apabila upaya strategis tersebut dapat dijalankan dengan baik, sektor usaha khususnya pelaku IKM dapat memberikan kontribusi lebih signifikan bagi perekonomian Indonesia. “IKM dipandang memiliki peran besar, baik itu dalam dari sisi jumlah unit usaha atau serapan tenaga kerja. Tercatat dari 16,5 juta tenaga kerja, 10,5 juta berasal dari IKM yang tersebar di 4,2 juta usaha,” sebutnya. (Eedar)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal