Bidik Target Mid-Up di Indonesia, Huawei Ogah Ikut Bertempur di Pasar Ponsel Menengah ke Bawah

Huawei. (Foto: net)
Minggu, 14 April 2019, 18:19 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Pasar ponsel kelas menengah di tanah air ramai dibanjiri seri baru dari berbagai vendor. Mereka saling bersaing, mereka menawarkan spesifikasi ponsel yang diklaim mumpuni dengan harga terjangkau.

Namun, Huawei mengatakan enggan ikut bertempur di segmen menengah tersebut. Vendor asal China itu sesumbar lebih memposisikan diri di pasar middle-up segmen atau menengah ke atas di Indonesia.

Baca juga : Zakat Masyarakat Indonesia Dirasakan Hingga ke Tapal Batas

"Indonesia mungkin 70 persen pasarnya masih mid low, pasarnya masih di bawah 2,5 jutaan. Jadi itu (segmen middle-up) memang agak kurang populer. Cuma kami percaya, dari pada kami main harga di segmen mid-low," jelas Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Device Indonesia, seperti dilansir Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sayangnya, Khing Seng tidak merinci harga ponsel segmen middle-up yang disasar Huawei. Kemungkinan segmen tersebut berada di kisaran harga Rp4 juta-an. Pasalnya, Hawei sendiri baru memperkenalkan P30 Lite untuk kisaran harga tersebut. Ponsel ini di Indonesia dipasarkan dengan harga Rp4,3 juta. Pada kisaran harga Rp4 jutaan, P30 Lite di Indonesia harus bertarung dengan sejumlah merek lain. Sebut saja Oppo F11, Samsung Galaxy A 50, serta Vivo V15.

Baca juga : APTRI: Impor Gula Nggak Apa-Apa, Asalkan Sesuai dengan Kebutuhan

Seng pun tak menampik bila segmen menengah ke atas punya tantangannya sendiri. Terutama bagi konsumen yang belum mengenal Huawei. Untuk itu, Huawei memasang strategi baru untuk menyebarluaskan lagi brand awarness-nya. Salah satunya adalah dengan membuka toko retail resmi pertamanya bertajuk high-end experiece shop di mall Taman Angggrek. Dimana pengunjung bisa menjajal langsung produk-produk Huawei.

Sementara, Huawei mengaku toko ini mengusung konsep high-end yang disesuaikan dengan strategi Huawei. Semua produk Huawei, termasuk smartphone, laptop, wearable device, dan IoT akan dipajang di sana.

Baca juga : Menhub: Maskapai Harus Dengar Keluhan Masyarakat

"Kita harapkan toko ini bisa membuat lebih banyak orang tahu siapa Huawei. Karena saat ini, saya melihat yang kebanyakan beli Huawei adalah orang-orang yang memang technology geek atau orang yang suka fotografi," tandas Seng. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal