LampuHijau.co.id - Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali digelar oleh Telkomsel. Di mana tahun 2020 ini merupakan batch kelima yang akan membuka kesempatan bagi seluruh talenta inovator lokal dari berbagai daerah di Indonesia, untuk berkolaborasi mengakselerasikan inovasinya.
Untuk tahun ini, program Tinc sendiri memfokuskan pada pengembangan inovasi di berbagai vertikal. Mulai dari advertising technology, artificial intelligence (AI) & machine learning, Internet of Things (IoT), Fintech & Insurtech, Edutech, Healthtech, Meditech & Wellness, hingga logistic & supply chain. Perusahaan melihat, vertikal ini mampu menunjang penguatan ekosistem digital dalam setiap fase kehidupan masyarakat.
“Pada Tinc Batch 5 2020, kami menargetkan untuk bisa berkolaborasi dengan para inovator lokal melalui beragam solusi digital dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Vice President Corporate Strategy Telkomsel Andi Kristanto, saat press conference vertikal, Selasa (7/7/2020).
Lebih lanjut ia menjelaskan, Tinc sendiri menjadi bagian dari tiga pilar inovasi digital Telkomsel, bersama The NextDev dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Dikatakannya, jika The Nextdev berfokus sebagai talent scouting dan social impact, Tinc sebagai tahap yang lebih tinggi, hadir sebagai wadah untuk berakselerasi dan berkomersialisasi bersama Telkomsel.
Sementara, TMI berfokus pada strategic investment sebagai corporate venture. Pada kesempatan yang sama, Eko Seno Prianto, GM Business Incubation Telkomsel, mengungkapkan jika ditahun-tahun sebelumnya hingga batch keempat, telah ada 19 startup yang sudah berjalan bersama Tinc.
“Sampai dengan batch keempat, kami sedang berjalan bersama 19 startup. Secara jumlah memang tidak terlalu banyak dibandingkan The NextDev, karena kami ingin fokus dan selektif. Setiap batch, kurang lebih lima startup yang akan kami pilih,” ungkap Eko.
Baca juga : Waduh! Limbah Elektronik Capai 53,6 Juta Ton
Sebagai corporate accelerator & incubator, Tinc membawa tiga diferensiasi, dengan adanya Telkomsel Innovation Lab (Testing Lab IoT dan 5G, Sandboxing Platform, serta Development Kit), Market Access, dan Go to Market & Sales Channel. “Saat ini Telkomsel memiliki innovation lab di Jakarta dan Bandung dengan jaringan di seluruh kota di Indonesia.
Kami juga memiliki banyak partner di segmen business-to-business (B2B) yang bisa mendukung berbagai kebutuhan para peserta. Kami juga memiliki mentor dan akan membukakan akses pasar hingga menyediakan program funding,” jelas Andi.
Sementara, untuk melakukan pendaftaran Tinc Batch 5, Telkomsel menyediakan kanal melalui laman tinc.id dan media sosial Tinc di Instagram, Twitter, dan LinkedIn. (Asp)