LampuHijau.co.id - Harga bahan pokok di pasaran saat ini masih mengalami kenaikan. Hal itu membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. Presiden pun memerintahkan jajarannya untuk menjaga agar harga bahan-bahan pokok terjangkau oleh rakyat. "Jangan sampai ada terjadi kenaikan," katanya saat membuka rapat terbatas, Selasa (21/4) lalu.
Baca juga : Wabah Covid-19 Bikin Pasar Otomotif Menukik di Kuartal Pertama 2020
Lebih lanjut Jokowi menyoroti adanya sedikit kenaikan terhadap harga beras di pasaran. Sedangkan harga gula malah tidak bergerak sama sekali dan malah naik menjadi Rp19.000 per kg. "Bawang putih, bawang bombay juga belum turun. Saya enggak tahu ini dari kementerian perdagangan apa sudah melihat lapangannya bahwa ini belum bergerak," ungkapnya.
Baca juga : Warga Usulkan 463 Perbaikan Drainase di Kemayoran
Kemudian, Dia juga melihat bahwa harga gabah keringnya turun 5%. Sementara harga berasnya naik 0,4%. "Ini ada apa? Tolong dilihat betul lapangannya. Lapangannya dicek betul. Ini pasti ada masalah. Kalau harga gabah kering giling turun, mestinya harga berasnya juga ikut turun. Ini petaninya enggak dapat untung, harga berasnya naik, masyarakatnya dirugikan. Ini yang untung siapa dicari," tegas Jokowi.
Baca juga : Ternyata, PBB Udah Usul 2 Posisi Wamen ke Jokowi
Sementara itu, Jokowi juga memaparkan bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan di minggu kedua April ini. Diantaranya harga daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan gula. Harga daging ayam saja yang mengalami penurunan. (Asp)