LampuHijau.co.id - Banyak yang tidak mengetahui bahwa pengemudi taxi adalah salah satu profesi yang juga terkena imbas dari Covid-19. Selama ini sudah banyak perhatian yang di berikan kepada beberapa profesi seperti ojek online dan juga bantuan untuk orang susah lainnya dan bahkan bantuan-bantuan tersebut menjadi viral di dunia media sosial.
Namun belum ada yang memberikan perhatian khusus untuk para pengemudi taxi.Situasi saat ini sangat berdampak pada sektor transportasi. Selama PSBB ini, masyarakat dilarang keluar rumah kecuali untuk keperluan penting. Secara umum terjadi penurunan jumlah penumpang taxi baik yang ada di pangkalan, order melalui online atau pun penumpang di pinggir jalan.
Maka sebagai bentuk kepedulian terhadap pengemudi taxi, Lemonilo sebagai perusahaan yang menghadirkan berbagai produk alami dan terjangkau untuk segala kebutuhan yang bebas dari 100+ bahan sintetis berbahaya memberikan perhatian dengan memberikan bantuan sembako.
Baca juga : Peduli Korban Covid 19 Priskilla Berikan Ribuan Hand Spray ke RS Persahabatan
”Lemonilo memberikan bantuan kepada lebih dari ratusan pengemudi taxi untuk mendukung agar pengemudi taxi selalu mendapatkan nutrisi yang baik untuk menunjang kehidupannya sehari-hari,”kata Irfan Prabowo, Sr. Marketing Manager Lemonilo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pengemudi taxi di Indonesia menjadi lebih bahagia dan produktif, dengan menjalankan hidup sehat yang mudah dan terjangkau.
“Kita sangat bahagia karena masih ada kesempatan untuk memberi. Bukan apa yang bisa kita terima, tapi apa yang bisa kita berikan di saat sulit ini,"jelasnya
Selain itu Lemonilo juga mempunyai misi untuk membantu masyarakan Indonesia menjadi lebih sehat dan dapat tetap hidup sehat di tengah-tengah keadaan ini. Menurut Sekjen Serikat Pekerja Blue bird grup, satu orang pengemudi biasa mendapatkan sekitar 16-17 tamu dalam sehari. Sekarang, hanya tinggal 6-7 tamu saja per hari. Terkadang hanya mendapat 3 tamu dalam sehari.
Hal ini tentunya dikarenakan banyak mall yang tutup, dan beberapa hotel juga sudah tutup. Kondisi sekarang ini taxi bandara bahkan lebih sepi lagi. Pengemudi bisa menunggu selama 6-8 jam di pengendapan sebelum mendapatkan giliran menjemput tamu di lobby.
Dapat dipastikan hal ini sangat berdampak pada penghasilan pengemudi yang turun cukup drastis. Namun tentu saja usaha maksimal dan pengalaman dari teman-teman pengemudi terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.ADT