LampuHijau.co.id - Indonesia menjadi negara pertama yang meluncurkan Create and Earn, program monetisasi kreator dari Adobe yang memungkinkan pengguna mendapatkan penghasilan dari karya digital mereka.
Program ini resmi diperkenalkan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (18/8/2026), melalui kolaborasi Adobe, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) dalam ajang IdeaFriends yang didukung Indosat.
Lewat Adobe Express, kreator dapat membuat template dan memperoleh imbalan berdasarkan karya serta traffic yang dihasilkan. Program ini menyasar ilustrator, desainer, fotografer, videografer, content creator hingga pelaku UMKM kreatif.
Potensinya dinilai besar. Data EKRAF dan BPS mencatat ekonomi kreatif menyumbang Rp1.757,87 triliun terhadap PDB nasional pada 2025 dan menyerap 27,4 juta tenaga kerja. Sementara jumlah content creator di Indonesia diperkirakan mendekati 12 juta orang.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Bekraf Irene Umar menilai akses teknologi, pembelajaran, komunitas, dan peluang monetisasi menjadi kunci agar kreator mampu menjadikan kreativitas sebagai sumber penghasilan berkelanjutan.
Direktur dan Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Reski Damayanti mengatakan kolaborasi tersebut menegaskan peran Indosat sebagai digital enabler yang tidak hanya menghubungkan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi dari kreativitas.
Baca juga : Practice Leaders & Top 100 Indonesian Law Firms 2025 Jadi Momen Apresiasi Kantor Hukum
Sebagai bagian dari kolaborasi, Indosat memberikan akses Adobe Express Premium gratis selama enam bulan. Kreator juga mendapat materi pembelajaran, mentoring, tantangan kreatif, serta peluang memperluas jaringan dan eksposur karya.
Dengan dukungan teknologi AI, konektivitas 5G Indosat, dan komunitas kreator, program ini diarahkan untuk mendorong karya lokal naik kelas hingga menembus pasar global. (Asp)