LampuHijau.co.id - Memasuki usia 25 tahun, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) melalui Jakarta International Stadium (JIS) menegaskan langkahnya menuju masa depan yang lebih inklusif. Sejalan dengan tema Move 25 – Jakpro’s Next Move to the Future, JIS terus membuka diri sebagai ruang publik yang tidak hanya modern dan berkelas dunia, tetapi juga ramah, terbuka, dan dapat diakses oleh semua.
Semangat tersebut tercermin dalam kunjungan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 9 Jakarta, Tanjung Priok, ke Jakarta International Stadium.
Berada tepat di lingkungan sekitar JIS, SLBN 9 Jakarta selama ini telah menjadikan area stadion sebagai bagian dari ruang aktivitas dan pembelajaran bagi para siswanya. Pada kesempatan ini, JIS mengajak mereka melangkah lebih jauh—masuk ke dalam stadion, mengenal fasilitasnya, dan merasakan secara langsung bahwa JIS adalah ruang bersama.
Baca juga : Mukhtarudin: Pidato Prabowo Jadi Pijakan Kebangkitan Nasional
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Jakpro untuk menghadirkan infrastruktur kota yang berorientasi pada manusia. Melalui JIS, Jakpro ingin memastikan bahwa pembangunan masa depan tidak hanya bicara soal teknologi dan skala internasional, tetapi juga tentang aksesibilitas, empati, dan keberpihakan pada kelompok yang selama ini membutuhkan ruang yang aman dan inklusif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penjemputan siswa dari SLBN 9 Jakarta yang berlokasi tepat di seberang JIS. Setibanya di stadion, para siswa disambut di Lobby Barat JIS dan melanjutkan sesi foto bersama di Concourse Barat Lantai 3 dengan latar Dome JIS—simbol kebanggaan infrastruktur kota Jakarta.
Perjalanan berlanjut dengan tur fasilitas stadion, mulai dari VVIP West Lobby Lantai 1 dan 2, Royal Lounge di Mezzanine Floor, hingga area pemain dan ruang media. Setiap sudut yang dikunjungi menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan, sekaligus menegaskan bahwa fasilitas bertaraf internasional dapat dan harus dirancang untuk semua kalangan.
Baca juga : Kang Rey Komitmen Jadikan Kabupaten Subang Daerah Ramah Anak
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, siswa juga mendapatkan pengenalan singkat mengenai keselamatan dan keamanan gedung dari tim QHSE Jakpro, serta sesi literasi jurnalistik dan digital bertema “Bicara Lewat Kata, Berkarya Tanpa Batas”. Sesi ini melengkapi pengalaman kunjungan dengan ruang belajar yang mendorong siswa untuk berani bercerita, mengekspresikan diri, dan memanfaatkan teknologi secara positif.
“Di usia 25 tahun, Jakpro memaknai langkah ke depan bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui komitmen sosial. Melihat JIS menjadi ruang yang ramah dan bermakna bagi anak-anak hari ini adalah bagian dari visi masa depan yang ingin kami bangun,” ujar VP Secretary Perusahaan Jakpro, Yeni Widayanti, Rabu (17/12).
Melalui kegiatan ini, Jakarta International Stadium menegaskan perannya sebagai simbol next move Jakpro—sebuah ruang publik masa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap pembangunan.(RIP)