LampuHijau.co.id - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berinteraksi, bekerja, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Di era yang semakin terkoneksi ini, konektivitas menjadi kebutuhan dasar bagi setiap individu dan bisnis.
Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel memiliki peran strategis dalam memastikan setiap warga negara dapat menikmati manfaat transformasi digital tanpa batas geografis maupun sosial.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkomsel mengusung visi besar: “AI untuk Semua dari Telkomsel untuk Indonesia.” Melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dan pengembangan Autonomous Network, Telkomsel berupaya menciptakan jaringan yang cerdas, adaptif, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di setiap kondisi.
Membangun Konektivitas Cerdas untuk Negeri Digital
Permintaan pelanggan terhadap layanan digital yang cepat, stabil, dan responsif meningkat tajam. Aktivitas seperti streaming, gaming, hingga penggunaan Internet of Things (IoT) membutuhkan jaringan yang tidak hanya kuat, tetapi juga cerdas. Dalam kondisi demikian, pendekatan konvensional sudah tidak memadai. Untuk itu, dibutuhkan sistem yang belajar secara otomatis dan menyesuaikan diri terhadap situasi jaringan.
Di sinilah konsep Autonomous Network hadir. Dengan dukungan AI, jaringan mampu menganalisis kondisi trafik, mendeteksi gangguan, dan melakukan optimasi secara otomatis tanpa campur tangan manusia secara langsung. Inovasi ini membuka babak baru dalam penyediaan layanan digital yang responsif dan efisien.
Telkomsel dan Transformasi Menuju Jaringan Berbasis AI
Telkomsel secara progresif memperkenalkan konsep Hyper AI untuk memperkuat fondasi digitalnya. Menurut Indra Mardiatna, Direktur Network Telkomsel, Hyper AI sebuah pendekatan end-to-end berbasis AI (kecerdasan buatan) yang sepenuhnya berpusat pada pelanggan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan, meningkatkan kualitas interaksi pelanggan, serta menyediakan layanan yang lebih responsif dan tepat sasaran.
"Implementasi Hyper AI, baik dari sisi operasional jaringan maupun dari sisi interaksi dengan pelanggan, telah memungkinkan kami menghadirkan layanan yang lebih efisien, jaringan yang lebih andal, dan kenyamanan pelanggan yang lebih baik," ujarnya dalam sesi pertemuan media di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2024).
Teknologi Hyper AI memungkinkan Telkomsel melakukan pengelolaan jaringan secara cerdas. Sistem ini mampu mengenali pola perilaku trafik pelanggan dan menyesuaikan kapasitas jaringan secara real time, sehingga pengalaman pelanggan menjadi lebih lancar dan personal.
Autonomous Network: Jaringan yang Belajar dan Beradaptasi Sendiri
Sebagai pelopor inovasi digital di Indonesia, Telkomsel menjadi satu-satunya operator nasional yang tergabung sebagai pendiri inisiatif global Autonomous Networks. Hal ini menegaskan komitmen Telkomsel untuk terus mengakselerasi pemanfaatan teknologi AI dalam infrastruktur telekomunikasi.
Telkomsel menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi dari Indonesia yang memelopori pemanfaatan Autonomous Networks di dunia.
Jaringan otonom ini berfungsi layaknya otak digital. Sehingga mampu menganalisis jutaan data trafik dan memperbaiki gangguan sebelum pelanggan merasakannya.
Indra mengatakan, sejak awal tahun 2023, Telkomsel telah mengimplementasikan solusi autonomous network yang dilengkapi dengan teknologi AI. Teknologi ini memungkinkan jaringan secara otomatis melakukan penyesuaian dan optimalisasi saat terjadi lonjakan trafik, tanpa memerlukan intervensi manual. Hal ini berbeda dengan sistem sebelumnya yang masih mengandalkan pemantauan manual selama 24 jam.
"Dulu sebelum itu manual, jadi harus pantau 24 jam. Sekarang sudah dilakukan automation juga dengan AI," kata dia, di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
“Teknologi ini mampu menganalisis kondisi jaringan secara otomatis, memperbaiki gangguan dengan cepat, dan meminimalkan downtime sehingga stabilitas jaringan tetap terjaga," tambahnya.
Dari Pelanggan hingga Ekosistem Digital
Kemudian, melalui penerapan Self-Adaptive Feedback System bersama ZTE.. Solusi Self-Adaptive Feedback ini dapat mengoptimalkan kinerja jaringan tanpa memerlukan perangkat keras tambahan.
Sebagai bagian dari penerapan Hyper AI, teknologi ini memungkinkan penyedia layanan menyesuaikan parameter jaringan secara otomatis, seperti kecepatan dan kontrol daya, untuk aplikasi berat seperti video streaming dan gaming.
Selain itu, solusi ini juga membantu mengurangi biaya operasional melalui efisiensi energi. Melalui teknologi tersebut, Telkomsel pun berhasil menurunkan latensi hingga 47% untuk layanan gaming di wilayah Makassar dan Kendari.
“Teknologi ini memungkinkan pelanggan menikmati pengalaman digital yang lebih cepat, stabil, dan nyaman di berbagai kondisi," ungkap Indra dalam keterangan rilisnya, (21/11/2024).
Baca juga : Pertama Kali di Indonesia, Pakar Anti-Aging dr. Ayu Kembangkan Teknologi Biocell Filler
Hasil ini menunjukkan bahwa AI bukan hanya alat teknis, tetapi solusi nyata yang meningkatkan kualitas hidup pelanggan di seluruh Indonesia.
Akselerasi Bisnis dan Efisiensi Operasional
Bagi sektor korporasi dan industri, Telkomsel menghadirkan solusi berbasis AI dan 5G Private Network untuk mendukung smart factory, logistics automation, dan layanan berbasis data lainnya. Kolaborasi Telkomsel dengan berbagai mitra teknologi global memperkuat kapabilitas ini.
Salah satunya kerjasama Telkomsel dan PT Pegaunihan Technology Indonesia, anak usaha dari perusahaan manufaktur elektronik global Pegatron. Kerja Sama yang menghadirkan solusi teknologi berbasis konektivitas 5G terkini untuk mendukung implementasi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi (IoT) tingkat tinggi di fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) di Batam (24/4/2025).
"Melalui solusi 5G Private Network yang kami rancang secara khusus, PT Pegaunihan Technology Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing untuk Smart Manufacturing di era Industri 4.0. Mengedepankan peran Telkomsel sebagai product powerhouse Telkom Group bagi pelanggan enterprise/bisnis (B2B), kami berharap inisiatif ini turut memperkuat ekosistem manufaktur nasional dan mendorong kemajuan teknologi di Indonesia," terang Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam.
Menumbuhkan Talenta Digital Indonesia
Selain membangun teknologi, Telkomsel menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia digital. Hal itu diwujudkan melalui IndonesiaNEXT Summit 2025 di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (18/9/2025).
Ajang ini merupakan puncak dari rangkaian IndonesiaNEXT ke-9, program masterpiece Corporate Social Responsibility (CSR). Mengusung tema “#UpSkillToInnovate”, acara ini dirancang untuk membekali para generasi muda dengan keterampilan digital terkini yang mendorong mereka menjadi technopreneur yang siap menghadapi tantangan serta peluang melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
“Selama 9 tahun terakhir program ini telah menjadi komitmen kami Telkomsel untuk berkontribusi pada bangsa khususnya dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital. IndonesiaNEXT ini lahir dari kesadaran bahwa keberhasilan transformasi digital di Indonesia tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada ketersediaan talenta digital yang mumpuni,” ujar Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel.
IndonesiaNEXT dikatakannya menjadi cara Telkomsel untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk pada isu ketimpangan akses, kesenjangan kualitas, dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri.
Program ini menawarkan pelatihan dengan kurikulum generative AI dan sertifikasi berbasis teknologi, kerangka pemetaan talenta, hingga kolaborasi dengan universitas dan organisasi internasional guna mencetak talenta digital siap berkarya dan berdampak.
Baca juga : Dukung Penguatan Wilayah Terluar Indonesia, Harita Nickel Salurkan Sejumlah Bantuan
Dengan langkah ini, Telkomsel tidak hanya menghadirkan infrastruktur modern, tetapi juga membangun manusia yang siap mengoperasikan, mengelola, dan mengembangkan teknologi masa depan.
Tantangan dan Peluang Menuju Inklusi Digital
Akan tetapi untuk dapat mewujudkan dan menuju langkah besar tersebut tidaklah mudah. Berbagai rintangan dan hambatan seperti ; Kesenjangan akses jaringan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), Kebutuhan terhadap keamanan data dan etika dalam penggunaan AI, serta Keterbatasan jumlah talenta digital berkualitas di seluruh daerah, harus menjadi perhatian besar Telkomsel.
Sehingga, berbagai peluang bisa tercipta bagi pelanggan Telkomsel dimana pun dan kapan.pun berada. Hal itu bisa dilakukan dengan ; Pemanfaatan autonomous network dapat memperluas layanan ke wilayah terpencil secara efisien.
Selain itu, optimalisasi AI akan membuka peluang inovasi baru di bidang edukasi, kesehatan, dan industri kreatif. Serta, peningkatan kolaborasi antara Telkomsel, pemerintah, dan akademisi dalam membangun ekosistem digital nasional.
AI untuk Semua dari Telkomsel untuk Indonesia
Transformasi digital bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi gerakan kolektif untuk memajukan bangsa. Melalui penerapan AI untuk Semua, Telkomsel menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi telekomunikasi yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan teknologi masa depan.
Langkah strategis Telkomsel menuju jaringan berbasis AI membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya siap menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi digital bagi dunia.
Melalui sinergi antara teknologi, bisnis, dan manusia, Telkomsel sedang menulis babak baru: AI untuk Semua dari Telkomsel untuk Indonesia. (Asp)