LampuHijau.co.id - Lebih dari 90 pelaku usaha dari berbagai sektor bisnis di Kota Tangerang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang. LKPM ini sendiri dilaksanakan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga tren positif investasi.
Seperti diketahui tren investasi di kota Tangerang terus mengalami peningkatan. Pada Triwulan II 2025, nilai investasi di kota ini mencapai Rp8,21 triliun. Hal ini pula menjadikan Kota Tangerang sebagai daerah dengan kontribusi investasi terbesar di Provinsi Banten.
Baca juga : Anak Bukan Tentara: Pentingnya Pendekatan Kebijakan Publik yang Inklusif, Bukan ke Barak
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagdja, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 95 pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari industri, perdagangan, jasa, kesehatan, hingga perhotelan. Ia menekankan bahwa LKPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting dalam membaca denyut nadi investasi di daerah.
"Melalui LKPM, kita bisa melihat berapa tenaga kerja terserap, apa saja yang diproduksi, hingga kendala yang dihadapi pelaku usaha. Data ini menjadi bahan berharga bagi pemerintah untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada dunia usaha," jelasnya.
Baca juga : Sikat Premanisme, Pelaku Usaha di Desa Sukamandijaya Apresiasi Polres Subang
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman dalam sambutannya menegaskan bahwa investasi adalah motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
"Alhamdulillah, dalam dua triwulan pertama 2025 kita telah merealisasikan Rp12,58 triliun atau 83,21 persen dari target tahun ini. Angka ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap Kota Tangerang sangat tinggi. Tugas kita adalah memastikan iklim investasi semakin nyaman, aman, dan kondusif," ujar Herman di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/09/2025).
Baca juga : Airlangga Hartarto Diharapkan Lebih Tampilkan Figur yang Merakyat
Herman menambahkan, keunggulan Kota Tangerang tidak hanya ditopang oleh letaknya yang strategis dekat Bandara Internasional Soekarno–Hatta, tetapi juga oleh dukungan infrastruktur yang memadai, kualitas sumber daya manusia, serta kemudahan layanan perizinan yang terus ditingkatkan.
"Visi kita jelas, yakni menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang kolaboratif, maju, berkelanjutan, dan berakhlakul karimah. Investasi menjadi salah satu pintu utama untuk mewujudkan visi tersebut," lanjutnya. (WAH)