LampuHijau.co.id -
Di North Amerika, Bajaj bekerja sama dengan Triumph. Sementara itu, pabrikan India itu juga bekerja sama dengan KTM dan melanjutkan dengan Husqvarna. Tujuan kerja sama itu untuk membuat sepeda motor kecil dengan target pasar Asia. Melansir Rideapart, kerjasama Bajaj dan KTM sudah membuahkan hasil. Kini kabarnya, KTM akan memproduksi skuter listrik berbasis skuter listrik Bajaj.
Sebenarnya, baik KTM ataupun Husqvarna sudah memiliki sepeda motor listrik. Bernama EE5 di bawah Husqvarna dan SX-E 5 di bawah KTM. Hanya saja, dirtbikes keduanya tidak legal dipakai di jalanan. Maka itu, sepeda motor listrik KTM kemungkinan akan berjenis skuter untuk pasar Eropa. Sementara Bajaj diketahui belum lama ini merilis Chetak listrik. Bajaj Chetak listrik akan berbagi platform dengan skuter listrik KTM yang disebut akan segera dirilis.
Baca juga : Pelaksanaan Proyek di Lampung Selatan Lambat, Bisa Berimbas Pada APBD Tambahan
Selain Urbanite yang menjadi sub-brand Bajaj Auto, pabrikan motor India itu juga merilis skuter listrik baru. Skuter listrik itu adalah Bajaj Chetak yang beberapa kali terlihat diuji.
Melansir MotorBeam, produksi skuter listrik Bajaj Chetak dimulai pada 26 September 2019. Skuter ini memiliki desain modern dengan bodi baja dan tersedia dalam 6 pilihan warna.
Lampu depannya menggunakan LED dengan DRL. Chetak juga dibekali instrument cluster digital. Bajaj Chetak dilengkapi dengan baterai Lithium-ion IP67 dengan sel NCA.
Baterai tersebut bisa diisi menggunakan outlet listrik 5-15 amp. Baterai Chetak menggunakan Intelligent Battery Management System, yang mengontrol pengisian dan pengosongannya. Bajaj juga akan menawarkan stasiun pengisian rumah dengan biaya tambahan.
Chetak sendiri memiliki dua mode berkendara, Eco dan Sport. Skuter listrik ini memiliki daya jangkau sekitar 95 kilometer pada model Eco, dan hanya 85 kilometer pada mode sport.
Selain itu, Chetak juga dbekali dengan sistem pengereman regeneratif. Bajaj juga menawarkan aplikasi seluler seperti data communication, user authentication, dan keamanan.
Sedangkan, penjualan secara ritel akan dimulai pada 2020 di Pune, lalu berlanjut di Delhi. Skuter listrik itu akan mulai dijual melalui dealer Bajaj Probiking, yang mana KTM dan Husqvarna juga dijual di sana.
Menurut MotorBeam, Bajaj E-Chetak adalah versi dari Bajaj Chetak yang sudah ada sejak tahun 1972. Bajaj Chetak terakhir diproduksi pada tahun 2006. Kala itu, Bajaj Chetak masih merupakan motor konvensional. Bajaj Chetak menjadi motor ikonik pada masanya. Setelah ditelisik, desain Bajaj Chetak memang terinspirasi dari Vespa Sprint kala itu. Maka itu tak heran jika versi listriknya, E-Chetak juga identik dengan skuter Vespa modern.
Baca juga : MK Tolak 16 Permohonan Tim Prabowo, KPU Sebut Link Berita Bukan Alat Bukti
Menurut Tata Motors' Vice Precident of Design, Pratap Bose, pihaknya melakukan pendalaman tentang motor yang terinspirasi dari Vespa Sprint itu. Tapi pihaknya menyatakan bahwa Bajaj telah melewatkan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang lebih unik. Kini pihaknya lebih fokus tentang penjualan kendaraan roda duanya, yang menjadi penyumbang penjualan terbesar untuk perusahaan. Sementara itu, Bajaj E-Chetak sendiri ditenagai baterai lithium-ion IP67 dengan NCA. Skuter listrik itu dibekali dua mode berkendara, Eco dengan daya jangkau 95 kilometer dan Sport dengan daya jangkau 85 kilometer. (Asp)