Peternak Lele Ini Cuan Transaksi di Plaza Banten

Jumat, 11 Juli 2025, 20:36 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Ragu untuk bergabung pada wadah transaksi jual beli daring alias marketplace adalah hal wajar. Hal itu dirasakan peternak ikan lele, Wawan saat pertama bermitra dengan marketplace Plaza Banten.

Plaza Banten sendiri merupakan marketplace yang dikelola PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Wawan, peternak asal wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang itu sempat dibuat ragu saat dikenalkan salah satu marketplace yang mewadahi dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh temannya.

"Awalnya saya dikenalkan ada yang namanya Plaza Banten setengah enggak percaya setengah enggak yakin nih (pembayarannya), deg-degan juga. Karena saya pikir dari Dinas, kan biasanya lama tuh," ucap Wawan saat ditemui di peternakannya, Jum'at (11/7/2025).

Baca juga : Petugas Kelurahan Petamburan Tertibkan Lokasi Judi Sabung Ayam yang Resahkan Warga

Wawan menyebutkan, setelah mengetahui marketplace dari BUMD dirinya bersama rekanan kerja mencoba untuk transaksi dengan nilai kecil. Namun tak disangka satu hari setelah pemesanan dan pengiriman, proses pembayaran pun cepat.

"Ternyata lancar pembayarannya, saya dan teman sempat berspekulasi di bayarnya 2 hari ternyata 1 hari. Ya lanjut terus transaksi jadinya, itu kalau awal bukan lele saja, tapi bibit dan pakan awal transaksi kami lewat Plaza Banten," katanya.

Meski terkadang menghadapi beberapa kendala di peternakannya, Wawan tetap melakukan transaksi melalui marketplace itu. Bahkan, sudah mencapai omset ratusan juta rupiah.

"Jadi saya melakukan transaksi di Plaza Banten sudah beberapa kali. Disini simple enggak pake ribet langsung cuan," pungkasnya.

Baca juga : Dana Aman, Transaksi Nontunai KJP Plus Lewat EDC Bank DKI Tetap Lancar

Sementara itu ditemui terpisah, Kepala Divisi Riset dan Teknologi Informasi Plaza Banten, Endang Saputra menjelaskan, transaksi peternakan Wawan terkini sudah mencapai sebanyak Rp243.790.000, dengan awal transaksi sebanyak Rp122.780.000.

Dengan demikian, Endang melanjutkan, melalui marketplace Plaza Banten dapat menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM untuk bertransaksi aman, dan nyaman. Sehingga, melalui itu dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

"Kami menjadi jembatan pelaku UMKM dan perorangan khususnya di Banten untuk mengembangkan usaha mereka dengan pemberdayaan dan memasarkan produk secara daring yang mana ini menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi," ucapnya terpisah.

Endang menambahkan, Plaza Banten merupakan marketplace yang dibuat sejak 2021 dan pada tanggal 26 Januari 2022 LKPP menetapkan sebagai Mitra Toko Daring sehingga bulan April 2022 sudah mulai ada transaksi.

Baca juga : Pemprov Jakarta Gratiskan Transportasi Umum di Hari Angkutan Umum

"Plaza Banten menjadi produk marketplace daerah Provinsi Banten yang terus tumbuh dengan market yang berbeda pada sisi pembeli. Dimana dengan dukungan pemerintah, pendapatan mitra UMKM terus meningkat di pasar penjualan barang dan jasa pemerintah," pungkasnya.

Endang menambahkan, saat ini Plaza Banten berdasarkan akumulasi penjualan yang tercatat di LKPP berhasil menduduki posisi 7 besar dari 52 marketplace mitra toko daring di Indonesia dengan valuasi (penilaian) Rp113.349.456.148.

"Artinya, Plaza Banten bisa terus berkembang menjadi perusahaan teknologi Informasi milik Pemerintah Provinsi Banten, tentu ini membutuhkan komunikasi dengan banyak pihak, dan dukungan pemerintah," pungkasnya. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal