Pertemuan Tahunan BI DKI Jakarta, Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional

Pertemuan tahunan BI DKI Jakarta di Jakarta pada Jumat (29/11/2024). (Foto: ist)
Jumat, 29 Nopember 2024, 23:41 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Di tengah masih berlangsungnya ketidakpastian global serta dinamika ekonomi nasional, inflasi Jakarta tetap terkendali dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif didukung stabilitas dan digitalisasi sistem pembayaran.

Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar pada pertemuan tahunan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Jumat (29/11/2024).

"Capaian kinerja ekonomi tersebut dioptimalkan melalui inovasi dan sinergi kelembagaan dalam mendorong berkembangnya sektor prioritas dan potensial Jakarta, terkendalinya inflasi, tingginya aktivitas wisatawan dan atraksi, membaiknya intermediasi perbankan, peningkatan penyaluran investasi, serta kinerja ekspor yang membaik," kata Arlyana.

Dijelaskannya, kinerja ekonomi Jakarta yang kuat juga tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi erat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan, serta inklusifitas ekonomi dan keuangan melalui pelaksanaan kegiatan strategis.

Baca juga : Percepat Pembangunan Daerah, DPD RI Jalin Kolaborasi dan Sinergisitas dengan Insan Media

Antara lain Jakarta Kreatif Festival (JKF), Jakarta Economic Forum (JEF), Jakarta Investment Festival (JIF), dan Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA).

Selain itu, penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital terutama pada elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah telah didorong melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

"Berbagai inovasi dan sinergi yang telah dilakukan tersebut mengantarkan Jakarta memperoleh berbagai penghargaan di tahun ini antara lain Nominasi TPID Terbaik Wilayah Jawa dan Bali, TP2DD Provinsi Terbaik II Wilayah Jawa dan Bali serta TP2DD dengan Program Unggulan Terbaik II Nasional," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati menyampaikan, kinerja ekonomi Jakarta memiliki peran penting bagi stabilitas ekonomi nasional.

Baca juga : Jika Kembali Jadi Bupati Subang, Ruhimat Bakal Atasi Pengangguran dan Berdayakan Ekonomi Lokal

"Dengan pangsanya yang besar, Jakarta membutuhkan sinergi untuk transformasi pengendalian inflasi dan mendorong investasi infrastruktur yang sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global berdaya saing," jelas Sri Haryati.

Sri menambahkan, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025. Adapun prioritas pembangunan berfokus pada transformasi ekonomi, peningkatan daya saing dan investasi daerah, peningkatan daya tarik pariwisata melalui cultural interaction, serta penciptaan dan perluasan kesempatan kerja.

"Program strategis ini dilakukan melalui sinergi dan kerjasama antara lembaga, instansi, perbankan, dunia usaha, akademisi, asosiasi, dan seluruh pihak untuk mendukung stabilitas ekonomi Jakarta serta pengembangan Jakarta sebagai Kota Global," tandas Sri.

Prospek perekonomian Jakarta pada 2025 masih berpeluang tumbuh tinggi. Optimisme ini didukung oleh konsumsi masyarakat yang tetap kuat, investasi pemerintah dan swasta yang terus berlanjut, akselerasi program digitalisasi, serta sinergi kawasan aglomerasi Jabodetabekjur yang semakin solid.

Baca juga : Jakarta Literacy Week 2024, Inisiasi BI Jakarta Dorong Stabilitas Ekonomi Digital

Kemudian inflasi Jakarta juga diprakirakan tetap terkendali dalam kisaran sasaran target nasional yang didukung oleh kondisi pasokan bahan pangan yang terjaga sejalan dengan prakiraan minimalnya anomali iklim, dukungan program pemerintah, serta sinergi TPID dalam pengendalian inflasi termasuk penguatan program GNPIP. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal