LampuHijau.co.id - Telkomsel berharap tidak ada gangguan cuaca dan bencana alam saat melayani pelanggannya di momen Ramadhan Idul Fitri (RAFI) 2024. Untuk itu, Telkomsel sendiri telah menyiapkan teknologi terbarunya bernama Autonomous Networks guna mengawal jaringannya terutama.yang mengalami permasalahan.
Seperti diketahui Telkomsel sendiri telah mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) Autonomous Network pertama di Indonesia, dengan skema zero touch self-assurance berbasis AI untuk lebih cepat mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono mengatakan, Telkomsel sendiri tidak menginginkan terjadinya bencana alam di suatu daerah. Namun jika terjadi permasalahan atau gangguan, pihaknya telah menyiapkan Autonomous Networks guna menanggulanginya.
Baca juga : MyTelkomsel, Dukung Aktivitas Digital Pelanggan Telkomsel dan Indihome
"Kita tidak berharap, amit-amit jika terjadi bencana alam di suatu daerah. Namun itu semua terkait dengan Autonomous Networks kita yang di-backup dengan Artificial Intelegen (AI) seperti telah dijelaskan tadi ya. Jadi, secara otomatis jaringan yang terganggu akan di-cover oleh sourounding yang terdekatnya. Jadi, ini menjadi salah satu mitigasi plan kita, sehingga jaringan kita bisa tetap hidup jika terjadi bencana alam," ujar Saki saat konferensi pers RAFI 2024 Telkomsel secara online, Rabu (27/3/2024).
Pada kesempatan yang sama, VP Global Network Operations Telkomsel Galumbang Pasaribu mengatakan, terkait dengan bencana alam, Telkomsel telah menyiapkan tim, dan tidak hanya di event seperti RAFI saja.
"Telkomsel menyiapkan tim tidak hanya seperti event ini saja. Kita punya secara infrastruktur mitigasi plan. Kita ada kontingensi link, misalnya jalur yang menghubungkan wilayah ke wilayah transmisi. Kita punya seperti yang teman-teman tau, kita punya satu jalur, dua jalur, dan segala macam. Tapi untuk menjaga itu kita punya Tim yang standbay 24/7 yang di-support oleh tim organik Telkomsel sendiri untuk menjaga semua perangkat yang kita miliki saat ini," jelasnya.
Baca juga : Partai Gelora Jawa Barat Siap Berkompetisi di Pemilu 2024
Untuk RAFI tahun ini, Telkomsel memproyeksikan terjadinya pertumbuhan trafik broadband hingga 15,22% dibandingkan hari biasa 2024, yang utamanya akan didorong oleh peningkatan aktivitas digital masyarakat, mulai dari online gaming sebesar 40,84%, communications 25,49%, video streaming 22,61%, social media 11,14%, sampai dengan e-commerce 9,17%.
Dibandingkan dengan momen RAFI tahun sebelumnya, Telkomsel pun memperkirakan kenaikan trafik mencapai 14,63% lebih tinggi, dengan payload tertinggi sebanyak 60,10 PB (Peta Byte) pada puncak RAFI tahun ini.
"Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel berkomitmen memastikan pengalaman digital pelanggan yang berkesan selama momen RAFI 2024 melalui kesiapan infrastruktur konektivitas broadband inovatif dengan jangkauan terluasnya," tambahnya.
Baca juga : GNIJ Satukan Misi Suara Kawal Kang Emil Maju di Pilpres 2024
Sedangkan guna mengantisipasi lonjakan trafik pada momen RAFI 2024, Telkomsel telah melakukan optimalisasi kualitas, kapasitas, serta pemutakhiran teknologi jaringan yang difokuskan pada 444 titik keramaian di berbagai wilayah Indonesia. Titik keramaian tersebut mencakup 288 area khusus (pusat perbelanjaan, alun-alun, dan lainnya), 57 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, dan stasiun), 42 wilayah residensial, 38 jalur mudik (termasuk Rest Area dan SPBU), serta 19 kawasan ibadah (masjid dan rumah ibadah lainnya).
"Secara keseluruhan, penguatan kapabilitas jaringan ini melengkapi kehadiran lebih dari 244 ribu BTS Telkomsel berteknologi 4G/LTE dan 5G terkini yang mencakup hingga 97 persen wilayah populasi di Indonesia untuk mendukung pengalaman digital pelanggan yang optimal selama RAFI 2024," tandas Gilang. (Asp)