LampuHijau.co.id - Kecepatan dan kemudahan pelayanan publik begitu dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mendorong peningkatan pelayanan publik. Hal ini dapat dilakukan melalui pembangunan mal pelayanan publik (MPP).
Oleh karenanya, konsep MPP yang mengintegrasikan segala jenis pelayanan dalam satu gedung dinilai tepat. Dengan MPP, diharapkan pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, efektif, dan efisien. Termasuk terkait dengan kecepatan pelayanan perijinan investasi.
Baca juga : Dapat Merusak Pemikiran, Pemkot Cirebon Ajak Masyarakat Perangi Hoaks
Saat ini, seluruh negara di dunia sedang berlomba untuk memberikan layanan publik terbaik bagi masyarakat. Melalui penyediaan pelayanan publik, dapat menunjukkan bahwa negara hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Semua negara berlomba untuk membangun pelayanan publik, bahkan negara kecil seperti Georgia saja memiliki 400 layanan publik," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/7/2019).
Baca juga : Kapolda Beri Santunan Kepada Keluarga Polri yang Gugur Saat Pengamanan Pemilu
Begitu pula dengan Pemerintah Indonesia yang memiliki komitmen kuat untuk membangun dan mengembangkan pelayanan publik. Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah ingin percepatan dalam peningkatan pelayanan publik termasuk melalui pembangunan MPP di Indonesia.
"Kami akan memberikan asistensi setiap daerah yang akan membangun MPP," ujar Syafruddin.
Baca juga : Sediakan Paket Khusus Jamaah Haji, XL Axiata Gandeng Seluruh Operator di Arab Saudi
Pasalnya, proses pelayanan yang terkesan lama dan berbelit-belit mulai ditinggalkan. Mantan Wakapolri ini yakin dengan komitmen pimpinan maka segala tantangan birokrasi tersebut dapat diatasi dengan baik.
Syafruddin juga mengatakan, selain didukung oleh pegawai yang berkompeten, MPP harus menggunakan teknologi yang saling terintegrasi satu dengan yang lain. "Harapan publik terhadap pelayanan publik adalah kecepatan. Untuk itu, konektivitas dan kecepatan menjadi hal terpenting dari pelayanan publik," tandasnya. (Asp)