Ketua APVI Tidak Permasalahkan Pengenaan Cukai Rokok Elektrik

Kamis, 24 Februari 2022, 09:40 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto mengaku tidak tidak keberatan dengan pengenaan cukai terhadap produk rokok elektrik.

Menurut Aryo, justru dengan dikenakannya cukai produk Vape jadi terjaga terkait dengan keasliannya.

"Memang ada plus minusnya, tapi kita sebagai pengusaha maupun asosiasi tentu tidak mempermasalahkan dengan pengenaan cukai terhadap produk Vape," ujar Aryo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

Baca juga : Tetesan Air Hujan Tak Padamkan Semangat Kapolres Subang Ingatkan Warga untuk Patuhi Prokes Covid-19

Aryo mengatakan, dengan pengenaan cukai terhadap produk rokok elektrik para customer maupun calon pembeli lebih percaya bahwa barang tersebut telah dicukaikan.

"Jadi, dengan adanya produk rokok elektrik yang memiliki cukai setidaknya customer tidak ragu lagi bahwa barang tersebut sudah layak untuk diedarkan dan dikonsumsi oleh masyarakat secara luas," tandas Aryo.

Lebih lanjut, kata Aryo, dari data yang dimiliki oleh APVI, sebanyak 120 pengusaha Vape telah terdaftar dan memiliki cukai.

Baca juga : Ketua DPD RI Minta Pemerintah Terapkan PPKM di Daerah dengan Kasus Omicron Tinggi

Terkait dengan kenaikan cukai tembakau sebanyak 12 persen yang mulai berlaku awal Januari lalu, Aryo mengaku bahwa APVI sedikit terdampak, namun tidak begitu signifikan. Karena pengguna rokok elektrik memiliki komunitas tersendiri.

Ketika disinggung banyaknya peredaran rokok konfensional yang ilegal, namun kata Aryo berbeda dengan rokok elektrik.

"Produk rokok elektrik ilegal kemungkinan ada, tapi kami memperkirakan hanya dua atau tiga persen. Tidak sebesar rokok konvensional," katanya.

Baca juga : Dugaan Kasus Jaksa Peras Pengusaha, Pengamat Desak Kejati NTT Dicopot

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga berharap kepada pemerintah agar memperjelas regulasi terkait dengan industri Vape di tanah air.

"Memang kami sadari bahwa industri Vape di Indonesia baru berkisar delapan tahunan. Namun  regulasinya baru berlaku tiga tahun belakangan ini. Dan aturannya tergolang minim. Kami berharap ke depannya agar aturan tersebut dapat mendukung industri Vape di Indonesia," pungkasnya.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal