LampuHijau.co.id - Situs berita ipol.id atau indoposonline.id menyelenggarakan talkshow & Cooking Competition: Perayaan Kreativitas & Inovasi “Kuliner Betawi” di Masa Pandemi untuk Milenial, yang berlangsung di The Sultan Hotel & Residence Jakarta yang digelar Rabu, 1 Desember 2021, kemarin.
Kegiatan tersebut menggelar rahasia gizi kuliner Betawi dalam menyediakan makanan sehat di masa pandemi. Kegiatan ini sekaligus menjadi daya rangsang bagi para UMKM kuliner agar bisa bangkit dan bertahan di masa pandemi.
Pembicara dalam kegiatan talkshow ini yakni, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Fery Farhati Baswedan, Sejarawan JJ Rizal, spesialis Gizi Klinik RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr. Gracia, Kepala Dinas PPKUKM Pemda DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, pelaku UMKM kuliner peraih penghargaan Ibukota Awards Nyimas Yusnaini, pegiat media sosial Randi Ferdiansyah, dan Executive Sous Chef The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Eric Kusnadi.
Peserta yang mengikuti kompetisi lomba masak terdiri dari anggota PKK dari enam wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu serta para istri Wali Kota/Bupati. Ketua Penyelenggara Webinar & Cooking Competition Timur Arif mengatakan, acara ini untuk menghimpun kembali kuliner Betawi yang berserak dalam canvas kuliner dengan mengedepan kreativitas, inovasi dan menyesuaikan zamannya.
Baca juga : Masyarakat Diingatkan Agar Terapkan Prokes dan Divaksinasi Covid-19
“Kami ingin memperkenalkan kuliner Betawi ke generasi milenial yang menjadi konsen sejumlah program kami,” ujar Timur dalam keterangannya.
Menurut Timur, kuliner Betawi harus bisa tampil sebagai ikon kuliner, penggerak ekonomi sirkular masyarakat Betawi baik skala UMKM maupun usaha kuliner menengah, yang akan memberi warna baru akan keberagaman kuliner Jakarta.
“Milenial menjadi pangsa pasar potensial karena populasinya yang sangat besar, memiliki penghasilan sendiri, serta memiliki apresiasi yang tinggi terhadap kuliner heritage. Salah satu tipikal milenial, mereka tertarik dengan budaya lokal, tertarik dengan kuliner yang instagrammable yang mengundang rasa penasaran, serta peluang untuk mengunggah foto,” jelas Timur.
Dia menambahkan, bahwa banyak tantangan yang harus ditaklukan agar kuliner Betawi menjadi ikon Jakarta. salah satunya mampu memenangkan persaingan dari gempuran kuliner dari luar. Agar tujuan ini bisa terwujud, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, stakeholder dan pelaku usaha UMKM kuliner untuk menghadirkan ragam kreatifitas serta inovasi bercirikan budaya Betawi.
Baca juga : Ibu Tiga Anak Derita Gangguan Saluran Pencernaan Dijenguk Kadinkes Subang
“Untuk mengentaskan permasalahan tersebut, selaras dengan program pemerintah salah satunya menjadikan usaha kuliner sebagai penopang ekonomi masyarakat di saat pandemi,” ujarnya.
Timur Arif menambahkan, selain itu kuliner Betawi yang kaya akan rempah tentunya juga bisa menjadi imun booster saat pandemi seperti saat ini.
Sementara itu Vice President Operations The Sultan Hotel & Residence Jakarta, I Nyoman Sarya mendukung dan mengapresiasi penuh kegiatan ini. Ia mengatakan Jakarta sebagai pusat bisnis dan pemerintahan berskala internasional, perlu memiliki ciri khas kuliner yang kekinian.
“Selaras dengan itu, ciri khas hidangan makanan dari kami juga selalu mengedepankan cita rasa nusantara. Sehingga event ini menjadi lebih bermakna guna mengangkat dan melestarikan local wisdom kita,” ucapnya.
Baca juga : Dilaporkan Warga, Apartemen di Pejagalan Diduga Dibangun Tanpa IMB
Acara ini juga didukung penuh oleh Dinas PPKUKM DKI Jakarta, RS Mitra Keluarga, PT Forisa Nusapersada, Sinar Mas Land, Sharp, Indonesia Eximbank (LPEI), Tupperware, Sarlemjus, Bank DKI, PT Coca Cola Amatil Indonesia, Kalbe Nutritional dan Roti Keset Condet. (***)