LampuHijau.co.id - Lagi-lagi penyanyi internasional Taylor Swift dikuntit oleh penggemarnya. Ini sudah kesekian kalinya penyanyi berparas cantik itu diikuti oleh pria yang tak dikenalnya. Belum lama ini seorang penguntit berusaha masuk ke apartemen Taylor di New York.
Setelah berhasil dilaporkan, diketahui bahwa pelaku penguntit Taylor Swift di apartemennya bernama Hanks Johnson. Sabtu (17/4/2021) Hanks sudah ditangkap.
Baca juga : Nyolong Motor Tetangga, 2 Pemuda Jatiuwung Masuk Penjara
Awalnya seseorang yang tak diketahui identitasnya menelepon kontak darurat 911. Si penelpon memberitahu polisi bahwa Hanks sudah ada di dalam gedung apartemen milik Taylor Swift tanpa izin.
Kepada polisi Hanks mengaku dirinya sudah memberitahu Taylor soal kedatangannya ke apartemen. "Taylor tahu saya datang. Kami kan berteman." Kata Hanks mengutip AP, Selasa (20/4/2021).
Baca juga : Dibocorkan Teman Dekat, Pacar Kiki eks CJR Terungkap
Kata penjaga gedung apartemen, Hanks menekan bel dan mencoba memasuki gedung itu sedikitnya lima kali dalam enam bulan terakhir. Lalu petugas keamanan mengaku bahwa dirinya pernah mengatakan kepada Hanks bahwa ia dilarang masuk ke apartemen tersebut.
Hanks didakwa melakukan telah criminal, dia akan dilepaskan setelah mengakui kesalahannya pada Minggu (18/4/2021). Namun belum jelas apakah Hanks memiliki pengacara yang membantunya.
Baca juga : Pakai Ganja Sejak Lulus SMA, Jeff Smith Pernah Direhabilitasi
Menurut The Daily News, di luar gedung pengadilan Hanks memamerkan beberapa pesan lewat aplikasi chatting yang ia kirimkan kepada Taylor Swift di Instagram. Ia mengklaim bahwa pesan-pesan itu sudah dibalas oleh sang idola.
Taylor Swift kerap diganggu penguntit selama bertahun-tahun, hidupnya tidak pernah lepas dari ulah penggemar yang kemudian menjadi penguntit dengan segala tingkah laku ajaib. Pada 2018 lalu, seorang pria ditangkap karena masuk ke dalam apartemennya di New York, dan sempat tidur siang di kamar Taylor. (Bit)