Kisruh Harta Gono-gini, Atalarik Syach Sebut Tsania Marwa Bawa Kabur Isi Brankas

Senin, 17 Agustus 2020, 10:20 WIB
Berita Seleb

LampuHijau.co.id - Upaya mediasi Atalarik Syach dan Tsania Marwa terkait gugatan harta gono-gini di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat gagal. Hal itu lantaran pihak Atalarik Syach tidak bisa memenuhi tuntutan goni-gini Tsania Marwa senilai Rp 3,3 Miliar. Atalarik Syach menyebut tuntutan harta mantan istrinya tak masuk akal. Terlebih Tsania Marwa telah membawa kabur seisi brankas saat meninggalkan rumah pada 2017.

"Si penggugat ini dia tidak mengakui adanya barang-barang yang dia bawa pergi pertama kali meninggalkan rumah. Kalau isi brankas saya dikosongin, itu dia nggak cerita," kata Atalarik Syach ditemui usai sidang di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin

Baca juga : Hari Donor Darah Sedunia, Ariza: PMI DKI Jadi Penyedia Plasma Pasien Corona

Harta yang dibawa Tsania Marwa tersebut diakui Atalarik Syach adalah tabungan bersama selama pernikahan. Juga honor Atalarik Syach sebesar seratus persen yang selama ini ia berikan. "Tabungan saya, tabungan bersama kami, dari awal perkawinan saya yang 100 persen honor saya itu, tentu saja itu dari pekerjaan dalam masa pernikahan, dan itu tabungannya dibawa pergi sama dia. Saya cuma punya uang Rp 3 juta saat itu ditinggal pergi. Tapi dia nggak cerita itu semuanya," bebernya.

Dalam upaya mediasi ini, Atalarik Syach mengaku menunggu itikad Tsania Marwa untuk jujur soal itu. Namun, hal itu tak dilakukan sehingga kini dia menyerahkan semua ke hukum yang berlaku. "Tentu saja di mediasi saya pengin lihat itikad dari penggugat, itikad baiknya, kejujurannya sejauh mana. Nnggak terjadi, ya sudah, karena saya sudah ada ahli-ahlinya dibidang hukum perdata, mungkin keinginan dia itu bisa dijawab secara perdata saja dalam pengadilan," ucapnya.

Baca juga : Tsania Marwa Gugat Harta Gono-gini, Atalarik Syach: Mereka Telah Melanggar Kesepakatan

Sementara itu saat disinggung tentang keluhan mantan istrinya, Tsania Marwa, ihwal sulit bertemu anak dirinya gak mau berkomentar. "Saya nggak mau ditanya lagi masalah anak. Ada yang personal lagi, kalian jangan lupa, saya itu yang difitnah masalah penganiayaan laporan ke Polres tahun lalu, saya nggak tahu itu udah ditutup, mudah-mudahan dengan kesadaran dia ditutup karena itu semua fitnah besar," kata Atalarik Syah.

Atalarik mengaku tak pernah melarang Tsania Marwa bertemu anak, asalkan pertemuan itu terjadi di rumahnya. Namun, mantan istrinya itu tak pernah mau menginjakkan kakinya sejak kabur dari rumah tiga tahun silam. "Saya persilakan bertemu dengan anak tapi di mana? Pagar rumah saya yang saya buka untuk dia, dia yang tutup sendiri. Ingat. Pagar saya yang saya buka seluas-luasnya untuk dia, silaturahmi untuk keluarganya saya buka, mereka yang tutup sendiri, bukan saya," kata Atalarik

Baca juga : Diduga Santap Makanan dari OTK, Wanita Massa Aksi di MK Keracunan

Menurutnya, rumah adalah tempat yang tepat buat Tsania Marwa menemui anak. Sebagai ayah yang baik, Atalarik mengaku harus menjaga dan mengawasi anak-anaknya. "Anak-anak harus ada di rumah, harus ada di tempat naungan yang damai, yang sejahtera dan saya bapaknya, jadi otomatis saya harus menjaga mereka," tambahnya.

Diketahui, Atalarik Syach dan Tsania Marwa bercerai pada 2017. Sebelumnya, mereka berseteru karena hak asuh anak. Kini, keduanya berseteru karena harta gono-gini.ADT

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal