LampuHijau.co.id - Pandemi Corona, pemerintah pun memperluas layanan kartu prakerja. Tak hanya pengangguran. Pekerja yang terimbas Covid-19 pun bisa mendapatkan kartu tersebut. Bahkan para artis seniman di industri kreatif pun kebagian. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. "Kami sudah bicara dengan para seniman, dengan para ekraf (ekonomi kreatif) yang berkaitan dengan ini memang para pelaku seniman ini sangat terdampak juga. Dari musisi, pemain drama, artis, bahkan penari dan lain sebagainya ini mereka sangat terdampak karena banyak mereka tidak bisa melakukan pekerjaannya secara rutin lagi," kata Tama saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI melalui telekonferensi, Senin (6/4/2020).
Wishnutama juga sudah berbincang dengan para pelaku industri tersebut, termasuk para artis. Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO), Nanda Persada, juga jadi salah satu orang yang turut hadir dalam teleconference yang digagas Wishnutama."Ada beberapa pertemuan yang saya ikuti, yang pertama dengan menteri dan wamen beserta jajaran, sama para pelaku industri entertainment, ekonomi kreatif. Saya sebagai ketua Imarindo, ada dari asosiasi TV swasta, industri film dan banyak stakeholder. Ngobrol banyak, setelah itu menteri ingin ngobrol sama artis, lalu dibuatkan teleconference, di situ ada seniman dari berbagai bidang, ada YouTuber dan selebgram juga, di situ kita ngobrol bareng, ada keluhan dan apa yang harus kita lakukan ke depan," katanya.
Baca juga : 100 Warga MDS Dapat Bantuan Beras dan Masker dari ACT
"Banyak yang dibicarakan, terakhir, saya ngobrol sama staf ahli beliau, Ari Juliano, itu bicara soal kartu prakerja, akhirnya dibuatkan template. Imarindo untuk manajer artis, kru, asisten di artis manajemen, mengisi formulir untuk didaftarkan kartu prakerja." Menurutnya, mereka bakal mendapatkan semacam bantuan langsung tunai setiap bulannya. Selain itu, ada juga kursus online secara gratis.
Tak hanya kartu prakerja, para artis seniman di industri kreatif juga meminta untuk relaksasi pajak. "Jadi beberapa artis termasuk saya sudah bilang kepada menteri, memohon untuk relaksasi pajak atau penundaan pajak, karena mereka kan sudah berhenti bekerja, sedangkan pajak harus dibayar. Sedangkan artis seniman itu, tak punya pekerjaan tetap, tak semua artis seniman itu punya penghasilan yang besar juga," kata Nanda Persada, seperti dilansir dari detik.com.
Baca juga : Beras Wakaf ACT Juga Dinikmati Keluarga Prasejahtera di Belawan Lho...
Menurutnya, justru yang lebih banyak dari artis dan seniman itu tak memiliki tabungan cukup. Terlebih dalam situasi seperti ini, membuat mereka kewalahan. "Saya juga sempat curhat juga kepada menteri dan wamen, ada beberapa televisi yang honornya belum dibayar juga, lama gitu. Kasian artisnya, manajemen, krunya yang nganggur," tuturnya. (LHTJ)